Olahraga

Plt Sekum PSSI Sulteng Beberkan Alasan di Balik Usulan Biaya Pendaftaran Rp1 Miliar

14
×

Plt Sekum PSSI Sulteng Beberkan Alasan di Balik Usulan Biaya Pendaftaran Rp1 Miliar

Sebarkan artikel ini

PALU — Usulan biaya pendaftaran sebesar Rp1 miliar bagi bakal calon Ketua Umum Asprov PSSI Sulawesi Tengah memicu sorotan publik. Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Umum PSSI Sulawesi Tengah, Samsurijal Labatjo, merilis pernyataan resmi untuk mengklarifikasi latar belakang dan tujuan utama di balik penetapan angka tersebut.

Ijal mengungkapkan bahwa gagasan yang diusulkan oleh Komite Pemilihan ke PSSI Pusat tersebut murni bersumber dari rasa keprihatinan mendalam atas keterpurukan klub-klub lokal. Dari puluhan klub yang dulunya aktif berlaga, saat ini hanya tersisa 7 klub resmi yang bertahan dan terdaftar sebagai anggota PSSI Sulteng untuk kompetisi Liga 4 musim 2025/2026.

Menurutnya, kemerosotan jumlah klub tersebut terjadi akibat minimnya sentuhan pembinaan yang terstruktur serta ketiadaan dukungan pembiayaan yang memadai selama bertahun-tahun. Kondisi ini membunuh semangat berkompetisi, menghambat perkembangan bakat pemain, hingga memaksa banyak klub gulung tikar.

“Kami sadar, tanpa dana pembinaan yang jelas, sepak bola di daerah kita akan semakin tertinggal. Itulah mengapa kami mendukung usulan penetapan biaya pendaftaran calon Ketua PSSI sebesar Rp1 miliar. Perlu kami tegaskan: dana ini bukan untuk kepentingan panitia maupun pengurus, melainkan murni untuk dialokasikan sebagai dana pembinaan atlet dan klub di seluruh kabupaten,” tegas Samsurijal Labatjo dalam pernyataan resminya di Palu.

Rincian Alokasi Dana Rp1 Miliar: Dari Liga 4 Hingga Lisensi Wasit

Pihak Asprov PSSI Sulteng menegaskan kembali bahwa apabila PSSI Pusat menyetujui besaran dana pendaftaran tersebut, tidak ada sepeser pun uang yang masuk ke kantong panitia kongres maupun pengurus baru yang terpilih kelak.

Pihak pengurus telah memetakan 4 pos alokasi strategis untuk menyalurkan dana pendaftaran calon Ketua Umum PSSI Sulteng:

1. Pembinaan Usia Dini: Pembiayaan program pembinaan pemain muda berbakat di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.

2. Subsidi Operasional Klub: Bantuan alokasi dana operasional langsung bagi klub-klub peserta Liga 4 Sulteng.

3. Kompetisi Berkelanjutan: Penyelenggaraan turnamen dan kompetisi kelompok umur secara rutin dan terencana.

4. Peningkatan SDM: Pelatihan dan sertifikasi untuk mendongkrak kualitas pelatih serta wasit lokal di daerah.

Samsurijal optimistis bahwa ketersediaan dana pembinaan yang transparan dan terukur akan menjadi titik balik kebangkitan prestasi sepak bola di Sulawesi Tengah.

“Kami berharap usulan ini dapat dipahami oleh seluruh pihak dan mendapat persetujuan dari PSSI Pusat demi masa depan sepak bola Sulawesi Tengah yang lebih baik,” pungkasi Samsurijal.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *