BeritaBerita ViralHukum & KriminalKriminalNasionalSulawesi Tengah

WAKIL KETUA MPR-RI ABCANDRA MUHAMAD AKBAR SUPRATMAN APRESIASI LANGKAH POLRI BERANTAS NARKOBA

18
×

WAKIL KETUA MPR-RI ABCANDRA MUHAMAD AKBAR SUPRATMAN APRESIASI LANGKAH POLRI BERANTAS NARKOBA

Sebarkan artikel ini
Foto : Wakil Ketua MPR-RI Abcandra Muhamad Akbar Supratman

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI, A.M. Akbar Supratman, mengapresiasi langkah Kepolisian yang menggerebek sarang-sarang peredaran narkoba di belasan provinsi di Indonesia. Dalam operasi penegakan hukum tersebut, ratusan orang yang diduga sebagai pengedar dan pengguna narkoba ditahan.

Gebrakan ini hanya berselang sepuluh hari setelah Kepala Badan Narkotika Nasional, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, dilantik menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Kami sangat mengapresiasi gebrakan polisi di bawah kepemimpinan Jenderal Suyudi,” kata Akbar dalam siaran pers, Senin (12/10/2026). “Ini bukti komitmen Polisi Bersama Masyarakat benar-benar dilakukan, bukan omon-omon,” kata Akbar.

Wakil Ketua MPR RI, A.M. Akbar Supratman, menyatakan bahwa penyalahgunaan narkoba sudah sampai pada level meresahkan masyarakat dan membahayakan negara. Penunjukan Kepala BNN sebagai Kapolri merupakan pesan tersendiri dari Presiden Prabowo Subianto bahwa pemberantasan narkoba harus diprioritaskan. Presiden bahkan memberikan arahan langsung kepada Suyudi mengenai hal ini.

Akbar berharap operasi antinarkoba terus digencarkan, tidak hanya pada awal masa kepemimpinan. “Mudah-mudahan, gebrakan ini bisa mendatangkan efek jera untuk para pengedar dan pengguna narkoba,” kata senator dari Sulawesi Tengah itu. Akbar yakin Kapolri Suyudi memiliki komitmen kuat dalam pemberantasan narkoba.

Gebrakan Kapolri Berantas Peredaran Narkoba di Belasan Provinsi

Akbar mencatat bahwa razia narkoba dilakukan polisi di belasan provinsi pada 9-11 Oktober 2026. Di Jakarta, polisi menggerebek Kampung Ambon dan Kampung Boncos di Jakarta Barat serta menahan 24 orang yang diduga sebagai pengedar dan pengguna narkoba.

Di Palu, Sulawesi Tengah, dua orang yang diduga sebagai pengguna narkoba juga diamankan. Dari razia di belasan provinsi tersebut, polisi menahan ratusan orang yang diduga sebagai pengedar dan pengguna narkoba.

Selain menemukan narkoba, operasi kepolisian ini juga berhasil menekan angka kriminalitas serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Di Madura dan Bogor, polisi menangani masalah geng motor dan balapan liar.

Akbar berharap, di bawah kepemimpinan Suyudi, Kepolisian semakin dicintai rakyat, tidak antikritik, dan terbuka terhadap perbaikan.

“Dengan menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas-tugas kepolisian, tentu polisi semakin dicintai,” kata Akbar.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *