Yayasan Sikola Mombine undang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Poso dalam Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender

Yayasan Sikola Mombine bersama DP3A Kab. Poso bekerjasama mengadakan Kegiatan Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender untuk Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Poso sebagai upaya mempercepat pengarusutamaan gender dan mewujudkan Visi Misi Bupati Poso yaitu Poso Sejahtera
Bagikan Artikel ini

Pariwaraku.com – Yayasan Sikola Mombine bersama DP3A Kab. Poso bekerjasama mengadakan Kegiatan Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender untuk Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Poso sebagai upaya mempercepat pengarusutamaan gender dan mewujudkan Visi Misi Bupati Poso yaitu Poso Sejahtera. Peserta kegiatan pelatihan ini merupakan Kasubag Program dan Perencanaan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah Kab.Poso.

Rusna Mangun selaku Kepala Dinas DP3A Kab. Poso, dalam sambutannya menyampaikan bahwa strategi pembangunan nasional harus memasukkan persepktif gender untuk mencapai pembangunan yang lebih adil dan merata. Hal ini didukung oleh Asisten II Bidang Pemerintahan Kab. Poso yang mewakili Bupati Poso dalam sambutannya beliau menyampaikan dukungan serta mengharapkan kerjasama yang baik antara OPD di kabupaten Poso.

“Kami menghimbau bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah harus saling bersinergi dalam mengupayakan perencanaan dan penganggaran yang responsive gender di Kabupaten Poso, dalam upaya meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) sebagaimana komitmen kita bersama”. Ucap Dra Krisnawati Limbong.

Fira Tiyasning Tri selaku Direktur Program dan Kemitraan Yayasan Sikola Mombine menyatakan bahwa pada bulan Oktober tahun 2019, Sikola Mombine telah melaksanakan rapat koordinasi bersama POKJA PUG Kab.Poso yang mana merupakan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (BAPPEDA, INSPEKTORAT, BPKAD, DPPPA) dengan tugas memastikan bahwa perencanaan dan penganggaran di tingat OPD sudah memenuhi persyaratan PPRG, namun perlu diketahui berdasarkan data dari 30 OPD di Kab.Poso, hanya 15 OPD yang setiap tahun mengirimkan GBS dan GAP di DPPPA kab.Poso.

“Sebenarnya kapasitas Sikola Mombine sebagai Organisasi masyarakat sipil, bertugas menguatkan dan memastikan program-program pemerintah memiliki manfaat dengan prinsip-prinsip keadilan bagi masyarakat. Untuk mempercepat pengarusutamaan gender di Sulawesi Tengah khususnya Kabupaten Poso, Sikola Mombine siap bermitra dan berkomitmen membangun pemerintah daerah dalam mewujudkan POSO SEJAHTERA.” Tambahnya. Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari US Consulat General Surabaya yang bekerjasama dengan Sikola Mombine dalam mendorong pengaruutamaan gender di Kabupaten Poso melalui program @women4grb.

loading...

 


Bagikan Artikel ini

Pos terkait