Wali Kota Palu : Visi Misi pembangunan kota palu terinspirasi dari perkataan Bung Karno

Wali kota Palu, Bpk. Drs. Hidayat saat menyampaikan sambutan pada acara silahturahmi bersama masyarakat kecamatan Tawaeli pada Rabu malam, 20 November 2019 di kelurahan Baiya, (20/11/19) Foto : Imron dan Kabag? /HumProto Setda kota Palu
Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.Com – Palu, Wali kota Palu, Bpk. Drs. Hidayat, M.Si Dalam sambutanya saat menghadiri Silaturahim antara Pemerintah kota Palu bersama masyarakat kecamatan Tawaeli pada Rabu malam,di kelurahan Baiya (20/11/19).

Mengatakan bahwa pembangunan Visi Misi kota Palu tahun 2016-2021 terinspirasi dari perkataan bung karno saat beliau berkunjung ke kota palu saat itu.

Bacaan Lainnya

“visi misi pembangunan kota Palu tahun 2016-2021 yakni Palu Kota Jasa Berbudaya dan Beradat Dilandasi Iman dan Taqwa terinspirasi dari perkataan Presiden RI pertama, Bapak. Soekarno saat berkunjung ke kota Palu”. Ujarnya

Dimana saat itu, katanya Bapak. Soekarno yang lebih dikenal dengan Bung Karno menyatakan bahwa kota Palu dilihat dari udara seperti rangkaian mutiara di Khatulistiwa. Tambahnya.

lanjut Wali kota. “Itulah perkataan Bung Karno yang kita maknai sehingga menjadi visi misi pembangunan kota Palu saat ini,”

Wali kota menyatakan bahwa ada rangkaian kehidupan masyarakat Kaili yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, kekeluargaan, dan kegotongroyongan. Ketiga nilai itulah, katanya yang dianggap hilang sehingga rawan terjadi perkelahian antar kelurahan beberapa tahun lalu

Kegiatan yang diinisiasi oleh masyarakat Tawaeli tersebut sudah lama direncanakan, namun baru terlaksana dikarenakan menyesuaikan dengan kesibukan Wali kota Palu.

“Olehnya kami ingin menumbuhkan kembali nilai-nilai tersebut di tengah-tengah kehidupan masyarakat kita dan membentuk lembaga-lembaga adat di setiap kelurahan untuk menjaga ketiga nilai tadi,” jelasnya.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga Wali kota menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Gempa, Tsunami, dan Likuifaksi yang terjadi tanggal 28 September 2018 silam.

Wali kota mengatakan bahwa saat ini sudah ada dana stimulan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat sekitar berjumlah Rp. 800 Miliar lebih. Dana tersebut, katanya akan segera didistribusikan kepada masyarakat yang rumahnya rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan.

Namun, Wali kota menyatakan ada sedikit kendala terutama terkait data penerima bantuan tersebut. Dimana BPBD kota Palu dianggap tidak menggunakan data yang sudah dikumpul sejak awal sehingga ada data yang cacat bahkan sekitar 8.000 lebih data yang belum masuk sebagai penerima dana stimulan.

“Maka dari itu, kemarin saya langsung pecat kepala bidang di BPBD yang mengurusi itu. Bayangkan saja ada 8.000 lebih data belum masuk,” katanya.

loading…

Wali kota juga memohon agar para lurah segera memastikan kepemilikan bangunan, jangan sampai ada pungut-pungutan dalam membuat SKPT-nya dan segera lengkapi surat-suratnya. Jika sudah, katanya segera berkoordinasi dengan BPN.

“Saya minta diproses segera dan para lurah dan camat fokus disitu usahakan bagaimana caranya,” tandasnya.

SSaatHumas dan Protokol Setda kota Palu


Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait