Wakil Bupati H.Badrun Nggai, S.E : Parigi Moutong memiliki bibit santri potensial

Wakil Bupati Parigi Moutong, H.Badrun Nggai, S.E saat melepas Kafilah Kabupaten Parigi Moutong untuk Mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Ke XI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang akan dilaksanakan Di Kabupaten Banggai. (Foto : Humas PEMDA Parimo)
Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.Com – Parigi, Wakil Bupati Parigi Moutong, H.Badrun Nggai, S.E Mengatakan bahwa parigi moutong mempunyai bibit santri potensial yang tersebar di 23 kecamatan, Hal Ini disampaikan di ruang rapat wakil Bupati Parigi Moutong saat melepas Kafilah Kabupaten Parigi Moutong untuk Mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Ke XI  Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang akan dilaksanakan Di Kabupaten Banggai Selasa, 26/11/2019.

H.Badrun Nggai, “bibit santri potensial yang tersebar di 23 kecamatan, namun secara kualitatif diperlukan pembinaan yang lebih ofensif  dan efisien sehingga dapat menjaring para santri-santri yang berkualitas yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Parigi Moutong di ajang provinsi maupun nasional”. Ujarnya

Bacaan Lainnya

Sementara itu ketua kafilah Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Marzuk Holulo mengatakan, Jumlah kafilah yang mengikuti Festival Anak Soleh Indonesia Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang ke 11 ini berjumlah 50 orang terdiri 23 orang peserta, 10 orang official dan pendamping 17 orang, adapun pelaksanaan Festival Anak Sholeh Indonesia Tingkat Provinsi (FASI )ini selama 4 hari mulai tanggal 27-30 November 2019.

Lanjut Badrun, Ia berharap kepada BKPRMI Kabupaten Parigi Moutong untuk terus menggali dan mempersiapkan potensi para santri yang ada di Daerah ini, sementara kepada official  pendamping  dan pembimbing yang akan mengawal para anak anak dalam mengikuti ajang ini  menjaga  para peserta  sebaik-baiknya.

“Jangan sampai ada masalah yang menganggu semangat dan konsentrasi anak-anak kita, karena seluruh peserta adalah anak-anak yang masih berusia belia. Pendamping dan pembimbing harus bisa menjaga mood mereka, namanya anak-anak, mungkin ada persoalan mengenai makan, jadwal tidur dan sebagainya, jangan sampai mereka terganggu”Tambahnya.

saya berpesan, dalam mengikuti kegiatan ini nantinya jangan hanya mengejar kemenangan saja, tetapi jadikanlah kegiatan ini untuk memperkokoh jalinan silaturahmi untuk mewujudkan ukhuwah islamiah, ikutilah ajang ini dengan penuh semangat, penuh optimis dan tentunya harus dibarengi dengan jiwa sportifitas “ ucap Badrun.

HUMAS PEMDA PARIMO

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait