Tokoh Pemuda Palu : Jangan Rusak Tatanan Budaya dan Kearifan Lokal

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Palu, Paham-paham radikalisme yang kian marak dewasa ini, harus segera ditangkal, agar terwujud rasa keamanan, ketertiban serta harmonisasi di tengah masyarakat. Hal tersebut diungkapan Tokoh Pemuda Kota Palu Ismail kepada Pariwaraku.com Rabu (29/1/2020) di salah satu warung kopi.

Menurut Ismail, jika permasalahan ini tidak sedini mungkin diatasi, dikhawatirkan akan menimbulkan ragam permasalahan. Apalagi jika paham-paham tersebut bisa mendoktrin pemahaman masyarakat.

Bacaan Lainnya

Olehnya, jika ingin mewujudkan situasi Kantibmas yang aman dan kondusif, maka pemahaman ini harus ditangkal serta tidak diberikan ruang.

Masyarakat juga kata Ismail harus terlibat dan bahu-membahu, membantu program pemerintah dalam upaya memerangi serta mencegah paham radikalisme ini.

” Semua pihak harus terlibat. Tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, namun masyarakat juga harus ikut membantu,” tuturnya.

Apalagi tambah Ismail, Tahun 2020 ini merupakan tahun politik, dimana delapan Kabupaten/Kota termasuk Provinsi akan menggelar pesta demokrasi pemilihan kepala daerah ( Pilkada), sehingga kondisi keamanan ini harus di jaga.

” Jangan sampai, jelang hajatan politik lokal ini dimanfaatkan oleh kepentingan segelintir orang yang muaranya hanya ingin merusak tatanan serta nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di tanah Kaili serta di bumi Sulteng,” ujarnya.

Ditegaskan Ismail, demokrasi dan menentukan sikap merupakan hak setiap orang dalam menyampaikan pendapat, namun jangan sampai aksi menyampaikan pendapat justru membuat keresahan di masyarakat.

” Visi misi Wali Kota yakni Palu berbudaya dan beradat yang dilandasi iman dan taqwa, harus tetap dijaga dan dipastikan bahwa tidak ada gerakan-gerakan yang merusak tatanan yang sudah damai saat ini,” pungkasnya

Penulis : Tio Jum

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait