Tokoh Agama Berperan Penting Akhiri Kekerasan Berbasis Gender di Sulteng

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Palu, Ketua MUI Kota Palu Prof Dr KH Zainal Abidin memandang Tokoh Lintas Agama sangat berperan penting untuk akhiri kekesarasan berbasis gender yang masih sering terjadi di masyarakat khusunya di Sulawesi Tengah. Hal ini Ia nyatakan saat menjadi pembicara di pelatihan pencegahan kekerasan berbasis gender bagi tokoh Agama, Adat Masyarakat di Kota Palu, Senin (9/9/2019).

“peran tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengubah paradigma berpikir masyarakat,” Ujar Zainal Abidin.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, tokoh lintas agama, termasuk adat dan masyarakat, perlu merekonstruksi paradigma kultural masyarakat dalam memaknai perbedaan gender. Misalnya dengan mencermati faktor-faktor penyebab terjadinya ketimpangan gender dan pernikahan usia anak. Di mana, tampak jelas bahwa faktor sosial-budaya lebih dominan.

Selanjutnya ia mengatakan, tokoh lintas agama, perlu melakukan reinterpretasi teks-teks keagamaan yang selama ini ditafsirkan secara harfiah dan bias gender. Yakni dengan mengedepankan pendekatan subtantif terhadap ajaran agama yang pada prinsipnya menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia (laki-laki dan perempuan), dan prinsip-prinsip keadilan sosial.

“Termasuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dampak buruk dari pernikahan usia anak,” ujar mantan Rektor IAIN Palu itu.

Tokoh lintas agama perlu mereformulasi paradigma berpikir masyarakat dalam melihat makna suci pernikahan bukan sekedar untuk memenuhi gengsi sosial.

 

 

Sumber/Editor: Tribun/D’Sun

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait