Tersangka Penghina Wakil Presiden Ma’ruf Amin Dijerat Dengan Beberapa Pasal.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono (FOTO : netralnews.com)
Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Jakarta, Penceramah Jafar Shodiq bin Sholeh Alattas ditahan Polisi terkait kasus dugaan penghinaan terhadap Wakil Presiden ma’ru Amin. Shodiq sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka karena menghina Ma’ruf dengan sebutan ‘babi’ dalam salah satu ceramahnya yang viral di media sosial.

Shodiq dijerat dengan beberapa pasal yakni pasal 156 KUHP, pasal 16 KUHP, pasal 310 KUHP, pasal 110 KUHP, dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik. Pasal yang dikenakan menjelaskan tentang ujaran kebencian dan pencemaran nama baik.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (6/12/2019). yang dilansir dari cnnindonesia.com.

“Polisi sudah memeriksa tersangka dan yang bersangkutan sudah ditahan di Bareskrim Polri,” ujarnya

Adapun untuk barang bukti sudah dikantongi oleh pihak kepelisian

“Jadi barang bukti sudah ada, laporan polisi, laporan saksi, video juga karena yang bersangkutan menyiarkan sendiri di channel-nya,” katanya.

Kepolisian telah lebih dulu membuat laporan tipe A atas kasus tersebut, sebelum Rabithah Babad Kesultanan Banten melaporkan Shodiq ke Bareskrim Polri.

Laporan tipe A itu teregister dengan nomor laporan LP/A/1019/XII/2019/BARESKRIM tanggal 4 Desember 2019.

Laporan tersebut juga menjadi dasar pihak kepolisian melakukan penangkapan terhadap Shodiq.

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan ceramah Ja’far Shodiq bin Sholeh Alattas viral di media sosial. Video itu bersumber dari channel YouTube ‘Chanel Habib Ja’far Shodiq bin Sholeh Alattas’ yang diunggah pada 30 November 2019.

Saat itu, Ja’far tengah menceritakan kisah Nabi Musa AS versi Islam. Ia mengatakan ada murid dari Nabi Musa AS yang diubah Allah SWT menjadi babi. Alasannya, kata Ja’far, karena menjual agama untuk duniawi. Ia pun mencontohkannya dengan ustaz bayaran zaman sekarang.

“Berarti ustaz-ustaz bayaran apa? [dijawab oleh jemaah: ‘babi’]. Saya tanya Ma’ruf Amin babi bukan? [riuh jawaban jemaah: babi]. Babi bukan? [riuh jawaban jemaah: babi]. Babi lah,” kata Ja’far.

loading…

Terkait hal itu, Ma’ruf Amin mengaku telah memaafkan pernyataan yang dibuat Shodiq.

Sumber : cnnindonesia/psp/wis


Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait