Situs web KPU Kota Palu Diretas, Ini Pesan Hacker

Tampilan halaman utama website KPU Kota Palu dengan alamat URL www.kpu-palukota.go.id pada Senin (24/2/2020) pagi. [Screenshoot]
Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Palu, Satu dari dua situs web milik KPU Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan alamat URL http://www.kpu-palukota.go.id/ diretas orang tak bertangungjawab. Sementara situs milik KPU Kota Palu lainnya, yang menggunakan alamat URL https://kota-palu.kpu.go.id/ masih dapat diakses seperti biasa.

Informasi yang diperoleh mengutip, situs tersebut ditengarai telah dihacker sejak Minggu (23/2/2020) malam. Peretas menyebut namanya sebagai Palu Hacktivist.

Saat Wartawan mencoba mengakses laman tersebut pada Senin (24/2/2020) pagi, kondisi situs web masih dikuasai Peretas. Peretas yang menguasai situs tersebut harus membuka halaman utama situs web KPU Kota Palu dengan beberapa pesan.

Berikut isi pesan Peretas yang memilih di halaman depan situs web KPU Kota Palu tersebut:

DEAR PEMERINTAH KOTA PALU
Disini kami para korban bencana 28 September ingin meminta bantuan terkait Bantuan Dana seperti Stimulan yang tak kunjung diberikan beberapa data penerima bantuan yang hilang, kami meminta bantuan yang dipercepat prosesnya dan jangan dipersulit sesuai dengan pembicaraan Presiden Jokowi!

Segera turunkan dana stimulan. Dana itu sudah turun dari pemerintah pusat, sudah ada di pemerintah daerah. Masih jamankah mengambil keuntungan dari bunga pinjaman bantuan ..? Tidak perlu diskusi panjang lebar tentang program rehabilitasi, perbaikan jalan, atau jembatan super megah jika manusianya masih hidup susah & bahkan masih tinggal di tenda-tenda. Pemulihan dana jalan, jembatan, semua uang banyak. Sudah triliunan dana yang turun ke Palu pasca bencana.

Kalian tidak malu menjual air mata demi gaya hidup kalian ..? Dasar pejabat bejatumpah “Bisnis Air Mata”

KAMI TIDAK BUTUH PEMIMPIN YANG PENCITRAAN & MANTAN PEMAKAI NARKOBA! KAMI TIDAK BUTUH JANJI-JANJI MANIS & PROGRAM KERJA YANG HANYA TERBENGKALAI

Jembatan IV Palu (Jembatan Ponulele) telah roboh. Rp14 Miliar telah disetujui untuk disetujui setelah tiga minggu setelah bancana 28 September 2018, tidak ada itikad baik dari Pemda Kota Palu untuk mengurusi korban bencana alam yang diperlukan diprioritaskan

Mendesak Kejati Sulteng menyelesaikan dugaan korupsi berjamaah Jembatan IV oleh oknum legislatif dan eksekutif !!! Kejati Sulteng harus segera menyelesaikan kasus pembayaran jembatan IV!

Semua proyek penanganan bencana Palu itu ujungnya adalah uang yang super besar. Tidak ada satu pun yang membatalkan pembicaraan uang. Penanganan bencana adalah “Bisnis Air Mata” semua pihak meraup keuntungan besar dari bisnis ini dan terkecuali Pemerintah Kota.

#PaluHacktivist # 2020GantiWalikota # 2020PaluButuhPemimpinBaru

loading...

 

Sumber : JurnalNews.com


Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait