Sidang Perdana Iyunan Helmy Said Di PN Manado

Iyunan Helmy tertangkap bersama lima kawannya sedang pesta narkoba di salah satu Home Stay di Kota Palu, Provinsi Sulteng.
Bagikan Artikel ini

pariwaraku.com – Sidang perdana Iyunan Helmy Said yang terjerat kasus narkoba memasuki babak baru. Kasus Narkoba yang menjerat adik Pasha Ungu ini berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Manado, pada Rabu 10 Februari 2021.

Jaksa Penuntut Umum dalam dakwaaanya menyatakan, bahwa barang bukti yang temukan berdasarkan berita acara penimbangan, nomor: 380/11695/2020 kurang lebih 0.89 gram.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2021

Jaksa menyebutkan barang bukti yang dimiliki terdakwa tersebut mengandung Methampbetamine atau jenis sabu-sabu.

Sementara itu, kuasa hukum Iyunan Helmi, Hartati Hartono, SH. MH mengatakan, bahwa kliennya tidak terkait dengan jaringan Narkotika Malalayang Manado.

“Semua bukti sudah ada pada kami dan akan dibuka dalam fakta persidangan,” singkatnya melalui layanan WhatsApp, Rabu 10 Februari 2021.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini bermula dari penangkapan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional  (BNN) Provinsi Sulteng pada 6 Oktober 2020 lalu.

Saat itu, Iyunan Helmy tertangkap bersama lima kawannya sedang pesta narkoba di salah satu Home Stay di Kota Palu, Provinsi Sulteng.

Pada saat penangkapan ditemukan barang bukti berupa 15 bungkus plastik bening yang berisi sabu, 1 buah alat hisap (bong), dua buah pipet kaca yang masih ada sisa, ATM, HP Iphone 11, I unit mobil Honda dan uang tunai Rp5,5 juta.

Dalam pengembangannya, kasus ini berlanjut hingga mantan anggota DPRD Sulteng itu dibawa ke Manado pada 11 Oktober 2020 untuk pengembangan kasus narkoba yang berbeda.


Bagikan Artikel ini

Pos terkait