Selamat Jalan, Diego Armando Maradona!

Diego Maradona mengangkat trofi Piala Dunia setelah Argentina mengalahkan Jerman Barat, 3-2, pada Final Piala Dunia 1986 di Stadion Atzeca, Meksiko, dalam arsip foto tanggal 29 Juni 1986.
Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

_______________________________________

Pesepak bola legendaris nan kontroversial, Diego Armando Maradona, mengembuskan napas terakhir pada usia 60 tahun, Rabu (25/11/2020) waktu setempat.

____________________________________

PARIWARAKU.COM — Pesepak bola legendaris, Diego Armando Maradona, mengembuskan napas terakhir pada usia 60 tahun, Rabu (25/11/2020) waktu setempat. Maradona meninggal dunia di rumahnya, di Buenos Aires, Argentina, akibat serangan jantung.

Dilansir dari Kompas.id, sebelumnya, Maradona sempat menjalani operasi otak pada awal November. Setelah keluar dari rumah sakit, Maradona terpaksa menjalani rehabilitasi akibat ketergantungan pada alkohol. Kondisi kesehatan Maradona dikabarkan kian memburuk setelah keluar dari rumah sakit. Sejumlah dokter memantau langsung kondisi kesehatan Maradona di kediamannya di Buenos Aires.

Maradona adalah sosok kontroversial dalam sepak bola. Nama Maradona tak akan dilupakan oleh dunia karena peristiwa ”gol tangan Tuhan”, yang terjadi pada saat babak perempat final Piala Dunia 1986 melawan Inggris. Argentina lolos ke final dan menjadi juara.

Kehidupan sang bintang tak selalu mulus, dia menjadi seorang pencandu yang justru merusak karier dan hidupnya. Mengenai kontroversi yang selalu mengikuti kehidupan Maradona, sang bintang itu pernah mengatakan dengan tegas, ”Saya adalah hitam atau putih. Dalam hidup saya tidak pernah menjadi abu-abu”.

Sepanjang kariernya, Maradona telah mencetak 34 gol untuk Argentina dalam 91 penampilan. Maradona telah membela negaranya dalam empat kali gelaran Piala Dunia. Maradona pernah bermain untuk Napoli dan Barcelona.

Presiden Argentina Alberto Fernandez langsung mengumumkan masa berkabung selama tiga hari di seluruh negara untuk menghormati legenda sepak bola yang lahir di Buenos Aires, 30 Oktober 1960, itu.

Asosiasi Sepak Bola Argentina melalui akun Twitter menyampaikan dukacita mendalam. ”Kesedihan yang teramat sangat dengan meninggalnya legenda kami. Kamu selalu berada  dalam hati kami”.

Legenda sepak bola asal Brasil, Pele, juga merasa kehilangan dengan meninggalnya Maradona. ”Kabar yang menyedihkan karena kehilangan teman seperti dia. Semoga Tuhan memberi kekuatan kepada keluarganya. Saya berharap suatu hari nanti kita akan bermain sepak bola bersama di surga,” kata Pele.

loading...


Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait