Puluhan Rumah Warga di Pulau Seram Rusak Berat Akibat Gempa Ambon

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Ambon,  Puluhan rumah warga di Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku mengalami kerusakan parah setelah gempa 6,8 magnitudo mengguncang wilayah tersebut, Kamis (27/9/2019).

Di beberapa kawasan, rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan parah itu tersebar di Dusun Kelapa Dua, Dusun Leamahu, Dusun Waitasi, dan beberapa dusun lainnya. Rumah-rumah warga yang rusak itu ada yang ambruk dan sebagian roboh. Umumnya rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan parah berada di pesisir pantai. Selain rusak parah, ratusan rumah warga lainnya juga mengalami keretakan pada bagian dinding.

Bacaan Lainnya

Rumah-rumah warga satu unit sekolah Madrasah Aliyah di Dusun Waitasi juga mengalami kerusakan pada bagian plafon. Selain itu pagar yang melingkari sekolah seluruhnya ambruk.
Selain di Pulau Seram, puluhan rumah warga di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah juga mengalami kerusakan akibat gempa tersebut. Gempa 6,8 magnitudo mengguncang Pulau Ambon dan Kabupaten Seram Bagian Barat tsekira pukul 08.46 Wit. Adapun lokasi gempa berada pada titik koordinat 3,38 lintang selatan,128,43 bujur timur atau berjarak 40 km Timur Laut Ambon-Maluku dengan kedalaman 10 kilometer.
Sementara itu, Corporate Secretary AP I Handy Heryudhitiawan mengatakan penerbangan dari dan menuju Bandara Pattimura berlangsung normal dan sesuai jadwal. Tidak ada kerusakan pada fasilitas bandara, baik area landside maupun airside.

“Hingga pukul 10.48 WIT, hanya sedikit keretakan di bagian depan gedung pemadam kebakaran dan di ruangan watchroom,” ujarnya, dalam keterangan resmi.

Pengelola dan pemangku kepentingan Bandara Pattimura senantiasa menjaga keselamatan dan keamanan pengguna jasa dengan berkoordinasi ketat untuk mengimplementasikan prosedur keselamatan dan keamanan yang teruji.

 

Namun, Handy melanjutkan seluruh penumpang yang terbang dari dan menuju Ambon harap terus memantau status penerbangan masing-masing melalui pihak maskapai atau mengikuti perkembangan status operasional bandara terkini di layanan contact center 172 atau Twitter @AngkasaPura172.

 

Sumber : Kompas/CNN

 

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait