Puluhan Penyintas Gempa Palu Datangi Kantor Sosial

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Palu, Tidak terima jatah hidup, Puluhan penyintas bencana di Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah mendatangi Kantor Dinas Sosial, Kamis (19/9/2019). Para penyitas ini memprotes nama mereka tidak masuk dalam penerima dana Jaminan Hidup (Jadup) padahal mereka juga merupakan korban dari bencana gempa setahun silam.

Salah satu penyitas, Jaroah mengaku sudah dua kali didata. Namun ketika pencairan jadup, justru tak menerima sesen pun. Sementara itu warga lainnya, Jannah juga mengeluhkan hal yang sama, yaitu sama-sama belum menerima jatah hidup.

 

Perwakilan dari warga sebanyak 10 orang, mereka menggelar pertemuan di dalam ruang kantor Dinsos Palu.  Aksi demo tersebut akhirnya sedikit membuahkan hasil. Ribuan warga atau sebanyak 2.160 jiwa di Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah akan diusulkan sebagai data tambahan penerima jadup.

 

“Sebanyak 2.160 jiwa ini nantinya akan diverifikasi dan divalidasi kembali oleh pihak kelurahan, untuk kemudian dimasukkan dalam format pengisian Kemensos. Selanjutnya akan diserahkan kembali dalam bentuk hard copy dan soft copy kepada Dinsos Kota Palu,” kata Sekjen Pasigala Center M. Khadafi Badjerey.

Menurutnya, dalam waktu dekat ini, pihak kelurahan akan mengumpulkan warga terdampak untuk dilakukan verifikasi dan validasi kembali. Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Palu Muhammad Nur Sidiq mengatakan, pihaknya saat ini bekerja dengan data.

 

Data yang masuk itu yang akan diolah dan diserahkan ke Kemensos. Namun, terkadang kendalanya adalah nama yang didata hanya nama panggilan yang tidak sama dengan nama yang tertera di kartu tanda penduduk (KTP)

 

“Misalnya saat didata, namanya disebutkan Aco, tapi sebenarnya di KTP bukan Aco tapi Abdul Haris. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, atau Dukcapil yang membantu kami untuk memvalidasikan itu mengalami kesulitan. Makanya harus dilakukan verifikasi dan validasi kembali biar tidak repot,” kata Muhammad Nur Sidiq.

 

Sumber/Editor : Kompas/D’Sun

loading...


Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait