Perintis Peradaban (Bagian III)

Fhoto Dok.(***)
Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Rusdy Mastura Kembali Untuk Sulteng

“Garis pantai kita yang panjang itu harus ditanami rumput laut. Pemerintah buat semi prosesingnya. Harga akan bagus, nelayan akan sejahtera, daerah akan naik pendapatannya,” demikian ujar Rusdy Mastura.

Bacaan Lainnya

Anda pernah membayangkan rumput laut bisa datangkan uang triliunan?

Jika Susipujiastuti mantan Menteri Kelautan percaya pada potensi kemaritiman sebagai jalan sejahtera rakyat. Demikian pula dengan Rusdy Mastura.

“Saya rintis Kawasan Industri Palu untuk apa? Saya ingin bangun industri rumput laut, industri kakao, industri kelapa, industri rotan disitu,” terangnya.

Pria yang akrab dipanggil Kak Cudi itu seringkali juga memberikan penjelasan soal keunggulan komparatif. Misalnya kata dia, di Morowali sdh ada kawasan industri baja nikel, Banggai minyak dan gas.

Maka kalau kita bangun industri rumput laut, nelayan kita akan menikmati, jika kita bangun industri kelapa dalam, petani kita tidak lagi bingung. Jadi kita jual komoditi bukan sekedar bahan baku,” jelasnya bersemangat.

Rusdy Mastura telah merintis peta jalan industri berbasis komoditas unggulan daerah sejak menjabat Walikota. Kawasan Industri Palu adalah salah satunya.

Pikirannya tentang aglomerasi atau kawasan sudah dia pidatokan 15 tahun yang lalu. Tidak ada yang menyangka bahwa sekarang semua investasi menginginkan aglomerasi.

“Rakyat kita cuma punya kakao, rumput laut, rotan, kopi, dan lain-lain. Jadi kalau ingin naikan kesejahteraan rakyat jangan dulu hayalkan bikin oto,” kata dia saat menjamu para pendukungnya.

Rusdy Mastura tidak sekedar on going proses tetapi ia ingin meletakan konsepsi dengan narasi yang tepat.

“Saya hanya meletakan masa depan yang tepat. Sebagai peta jalur kesejahteraan masa depan masyarakat. Itu obsesi saya maju Gubernur,” pungkas Rusdy Mastura.

loading…

Penulis – Andika Ndika


Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait