Penemuan Dua Kerangka Manusia di Bekas Likuifaksi Petobo

Proses evakuasi berlangsung hingga Pukul 18.15 Wita
Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Palu, Pariwaraku.com – Warga menemukan rangka manusia yang terkubur di lokasi bekas bencana likuifaksi Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (13/7/2020) petang. Kerangka korban tersebut ditemukan setelah bencana berlalu sekira 1 tahun 10 bulan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palu, Drs Sudaryano Lamangkona, yang konfirmasi membenarkan penemuan dua kerangka diduga korban bencana likuifaksi, yang terjadi pada 28 September 2018 silam.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, dua kerangka tersebut ditemukan tepatnya di kompleks perumahan BTN Griya Cempaka Alam Petobo. Kerangka ditemukan oleh warga sekitar.

“Pertama ditemukan oleh warga, kemudian kami mendapat laporan dari Lurah Petobo, bahwa ada penemuan kerangka korban Likuifaksi,” ujar Sudaryano, Senin (13/7/2020) malam.

Menurut kata Anno sapaan akrabnya, pihaknya menerima laporan sekira Pukul 17.45 Wita dan langsung berkoordinasi dengan BPBD Kota Palu, untuk melakukan proses evakuasi.

Proses evakuasi berlangsung hingga Pukul 18.15 Wita yang melibatkan 2 regu Rescue Dinas Damkar Kota Palu, BPBD Kota Palu, Babinsa, lurah dan warga setempat. Saat evakuasi juga dilakukan pemisahan terhadap dua kerangka tersebut, untuk dimakamkan.

Disebutkan, tidak ditemukan identitas atau ciri-ciri korban sehingga kerangka sama sekali tidak dapat dikenali .

“Ini kerangka ke 14 yang kami evakuasi. Ini juga merupakan kerangka pertama yang ditemukan, namun tidak dapat diidentifikasi sama sekali. Bahkan, jenis kelamin pun sudah tidak diketahui,” ujar Anno.

Namun, diperkirakan dua kerangka korban tersebut berjenis kelamin laki-laki dan perempuan dewasa.

Setelah dievakuasi, kerangka tersebut langsung dibawa ke Tempat Pemakaman Massal korban bencana di Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, sekira Pukul 20.00 Wita.

Seperti diketahui, bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Kota Palu pada 28 September 2018 silam menelan ribuan korban jiwa. Sebagian korban meninggal dunia berhasil dievakuasi dan sebagian lainnya diyakini masih terkubur di lokasi likuifaksi Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan dan Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat.

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait