Pemerintah Kabupaten Donggala Resmi Luncurkan ‘Perjaka Berdasi’ BLU-E dan Labotarium Mabelo

Bagikan Artikel ini

Pariwaraku.com – Wakil Bupati Donggala Moh. Yasin, S. Sos., M. Ap, Meluncurkan/Launching program Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Donggala dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Donggala yang merupakan proyek perubahan, dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan IX PUSLATBANG KMP Lembaga Administrasi Negara (LAN) 2021.

Kegiatan Launching tersebut dilaksanakan di Anjungan Gonenggati dan dihadiri oleh Kepala BPTD Abdul Karim Akaseh, ST., MT, bersama jajarannya dan Sekretaris di Dishub bersama jajarannya.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perhuhungan Kab. Donggala Moh. Milhar Halili, SH., M. Si, menjelaskan bahwa Perjaka Berdasi Blu-e, merupakan akronim dari Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor Berbasis BLU-E (Bukti Lulus Uji Elektronik).

Proyek perubahan tersebut dilakukan bertujuan, untuk mengoptimalkan penertiban pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor, agar dapat diterbitkan Bukti Lulus Uji Elektronik (BLU-E), dengan bentuk Smart Card agar mempersempit celah pemalsuan data kendaraan itu sendiri.

Untuk itu, dengan adanya Perjaka Aplikasi Berdasi Blu-e tersebut memudahkan dan mempercepat masyarakat dalam pengujian kendaraan, serta masyarakat tidak harus datang ke Kantor Dishub Kabupaten Donggala, untuk membayar retribusi tetapi cukup membayar retribusi di BANK yang terdekat.

Diakhir sambutannya Kadis Dishub berharap inovasi tersebut, bisa berjalan dengan lancar dan berlanjut dalam jangka panjang dan ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala BPTD yang telah membantu dalam kegiatan tersebut.

Ditempat yang sama Kadis Lingkungan Hidup H. Hermanto, S. Ag., M.Si, mengatakan pada dasarnya bagaimana DLH terkait labotorium, bisa menggenjot retribusi dibidang uji kualitas lingkungan.

“Setelah melakukan sosialisasi 2 (dua) minggu kemarin melalui zoom metting dengan para pelaku usaha, tentang Leb Mabelo dengan akronim Maju berdaya saing, energik, laba dan objekti, Alhamdulillah pada posisi juni 2021 pergerakkan retribusi sudah naik menjadi 10% dari biasanya,” jelasnya.

Kepala DLH menambahkan bahwa ASPETA (Asosiasi Pengusaha Tambang) sudah bekerjasama dengan DLH untuk bagaimana Lab Mabelo lebih maksimal, sehingga retribusi daerah bisa dimaksimalkan.

Sementara itu Wakil Bupati Donggala Moh. Yasin, S. Sos., M. Ap, menyampaikan beberapa hal pertama yaitu terkait dengan proyek perubahan yang dilakukan oleh Kepala Dishub dan Kepala DLH.

Bagi pemerintah tentu ingin melakukan inovasi dan inovasi tidak hanya sekedar kebutuhan pemenuhan syarat, tetapi betul-betul melakukan sebuah inovasi terhadap pelayanan bagi masyarakat dan sebagai pemerintah, inovasi tersebut karena ada loncatan yang jauh yang harus dilakukan.

Kedua sekarang diperhadapkan dengan dua tantangan yang pertama yaitu masalah rehab dan rekon pasca bencana yang belum selesai dan kedua Pandemi Covid-19.

Olehnya dari dua kondisi tersebut Wabup berharap agar bersama-sama untuk mencari solusi dari ke dua kondisi tersebut yang memberikan dampak positif, terhadap pelayanan masyarakat dan tentunya untuk kesejahteraan masyarakat di Wilayah Kabupaten Donggala

“Selamat kepada Kadis Perhubungan dan Kadis Lingkungan Hindup yang sekarang ini menjalankan tugas belajar di Lembaga Administrasi Negara (LAN),
Insya Allah semoga ini bisa sukses dan tidak ada hambatan dalam prosesnya, saya selaku Wakil Bupati dan selaku mentor akan selalu memberikan suport dan mendukung apa yang dilakukan,” ujar Wabup.

Diakhir sambutannya Wabup menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BPTD, yang sudah memberikan dukungan berupa peralatan BLU-E yang luar biasa dan ini perlu mendapatkan apresiasi yang luar biasa.

Dilanjutkan dengan penandatanganan dukungan Perjaka Berdasai BLU-E oleh Wakil Bupati bersama Kepala BPTD dan peninjauan alat BLUE.(*)

Penulis: Lili


Bagikan Artikel ini

Pos terkait