Mutmainah Korona, Rapit Test Apakah Menjadi Solusi Penyebaran Wabah Covid-19

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – PALU, Terkait dengan  rencana Pemerintah Propinsi utk melakukan rapid test massal di Kota Palu, apakah ini menjadi solusi utk menekan penyebaran wabah pendemi covid 19 ? Ujar Mutmainah Korona.SE

Hal ini perlu di pertimbangkan kembali karena ada banyak aspek yg harus di lihat. Pertama, tingkat akurasi rapid test yg kecil dan dampak sosial dari hasil reaktif yg di munculkan ketika melakukan rapid test. Apakah rapid test harus dilakukan secara keseluruhan ? Hal ini harus perlu mentracking dari siapa dan peta perjalanan warga kota Palu serta zona rawan berdasarkan hasil surveilense kota Palu. Kedua, sumber anggaran dari program rapid test dari mana ? Jika memang pemerintah propinsi mau mensuport pemerintah kota dalam Menekan penyebaran covid 19.

Bacaan Lainnya

Mutmainah Korona, Ketua Komisi A DPRD Kota Palu

Harusnya lebih kepada pemeriksaan PCR Swab yg tingkat akurasinya lebih kuat dibandingkan rapid rest. Apalagi hasil rapid test bagi warga yg reaktif ini sangat berdampak pada kondisi psikologisnya bahwa pelabelan covid 19 pada mereka yang belum tentu itu covid 19 akan memberi gap sosial antar warga. Karena proses edukasi mengenai covid 19 belum maksimal oleh pemerintah kepada warganya. Sebelumnya sdh sempat menjadi diskusi bersama bahwa yg diperlukan adalah edukasi healing sosial masyarakat terkait dgn wabah covid 19.

Hal lainnya yang perlu menjadi masukan adalah penangangan bagi warga yg hasilnya reaktif yang harus dikarantina di wisma selama 14 hari, sementara ketersediaan hanya 700 kamar. Makanya kembali saya ingin tanyakan target rapid test massal di Kota Palu untuk apa Mestinya pemerintah propinsi harus mempertimbangkan dgn cara melakukan pertemuan strategi dgn stakholer pemerintah kota.

Apalagi prespektif propinsi dengan kota Palu berbeda dalam melihat wabah covid 19 di kota Palu. Pemerintah propinsi menyebutkan kota Palu masuk dalam transmisi lokal, sementara dalam rapat terbatas komisi A dengan Dinkes kota Palu bahwa di sebutkan kota Palu belum masuk dalam kategori transmisi lokal. Karena itu penting utk duduk bersama terlebih dahulu sebelum program ini direalisasikan.

Penulis :Mutmainah Korona. SE
(ketua komisi A DPRD Kota Palu) [contact-form-7 404 "Not Found"]

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait