Masyarakat Berharap Irigasi Gumbasa dapat segera di gunakan

Wakil Menteri PUPR, Jhon Wempi Wetipo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sigi dalam rangka meninjau pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana 28 September 2018 silam. (Foto; Humpro/Rmd)
Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.Com – Sigi, Masyarakat dan perangkat desa di wilayah Gumbasa berharap Irigasi Gumbasa dapat segera digunakan untuk mengairi lahan sawah mereka, Hal ini disampaikan saat berbincang dengan Wakil Menteri PUPR, Jhon Wempi dan Bupati Sigi di lokasi irigasi Senin, 25/11/2019.

Seperti diketahui Irigasi Gumbasa adalah salah yang terdampak parah akibat Bencana Gempa, tsunami dan Liquifaksi 28 September 2018 Silam sehingga mengakibatkan ribuan haktat lahan sawan kekeringan.

Wakil Menteri PUPR, Jhon Wempi Wetipo dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Sigi dalam rangka meninjau pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana 28 September 2018 silam. Dalam kesempatan kunjungan tersebut, beliau meninjau ruas jalan Mpanau-Sidera, kemudian bergeser ke lokasi bendungan irigasi Gumbasa di Desa Pandere dan lokasi banjir di Desa Bangga, Dolo Selatan.

Rehabilitasi dan rekonstruksi jaringan irigasi Gumbasa rencananya akan dilakukan dalam dua tahapan. Tahap pertama sesuai rencana akan selesai pada Desember 2019 dengan areal potensial lahan pertanian yang bisa diairi seluas 1.070 hektar.

Lanjutnya, sementara tahap dua akan dilakukan di 2020-2021 dan perampungan di 2022, dan diharapkan akan dapat mengairi 7.110 hektar yang tersisa dari total luas potensial yaitu 8.180 hektar.

Tambahnya, Rekonstruksi irigasi Gumbasa sepanjang 30 Km tersebut, oleh Wamen PUPR, Jhon Wempi Wetipo dalam kunjungannya tersebut ditegaskan sudah harus selesai dan mengairi lahan persawahan masyarakat pada 2022.

Pada kesempatan tersebut, Wamen PUPR bersama Bupati Sigi juga melakukan penanaman pohon di lokasi irigasi dan melakukan uji coba pintu saluran air irigasi yang mampu mengeluarkan sekitar 12 meter kubik air atau 12.000 liter per detik.

Sementara itu perbaikan sungai dan pengendali sedimen di Bangga rencana pelaksanaan konstruksi akan dilakukan pada 2020. Selain rekonstruksi irigasi dan sungai, beberapa ruas jalan rusak yang akan dikerjakan melalui pembiayaan APBN, di antaranya yaitu ruas jalan Mpanau-Sidera, Palupi-Bangga-Simoro, Likuefaksi Sibalaya.

Hadir juga pada kesempatan ini, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, Kasatgas PUPR, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi III, Kapolres Sigi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesramas Setda Kabupaten Sigi, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sigi, Plt.Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sigi, Camat Gumbasa. RMD

Humpro Sigi

loading...


Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait