Malware Curi Data dari Google Chrome Palsu,Begini Cara Mencegahnya

Ilustrasi Google Chrome palsu. (Google)
Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Perusahaan keamanan siber, Proofpint mengidentifikasi ada unduhan pembaruan Google Chrome palsu yang berisi malware dan berpotensi mencuri data pengguna. Proofpoint mengidentifikasi malware dirancang menggunakan metode TA569 atau juga bisa disebut SoCGholish.
Selain itu, peretas juga memanfaatkan trojan perbankan atau Chthonic yang merupakan bagian dari trojan jenis Zeus. Lalu mereka memanfaatkan perangkat lunak yang dikendalikan secara jarak jauh yang dinamakan NetSupport.

Hasil temuan, peretas menyebar malware ke tujuh negara yaitu Kanada, Prancis, Jerman, Spanyol, Italia, Inggris, dan Amerika Serikat. Peretas juga menargetkan sejumlah bisnis besar seperti pendidikan, pemerintah, manufaktur dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Melansir Toms Guide, ada sejumlah cara untuk menghindari penginstalan Google Chrome palsu. Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan inginstal dan menggunakan perangkat lunak antivirus terbaik yang dapat mendeteksi dan memblokir malware pada Google Chrome palsu.

Hal lain yang mungkin bisa dilakukan adalah dengan menggunakan Mozilla Firefox untuk beberapa waktu ke depan sampai sebagian besar perusahaan antivirus memblokir ancaman dari upaya peretasan itu.

Namun, hal terpenting yang dilakukan untuk mencegah malware itu adalah dengan tidak menginstall apa pun dari situs web yang memberi informasi tentang pembaruan peramban Google Chrome.

Perlu diingat, pemabaruan Chrome tidak bekerja seperti itu. Chrome diperbarui secara otomatis di belakang layar dan pengguna jarang harus melakukan tindakan jika sudah menginstalnya.

Melansir Forbes, Chrome adalah pihak pertama yang memasukkan fitur untuk memperbarui dirinya secara otomatis. Fitur itu akan secara teratur memeriksa setiap pembaruan dan akan diterapkan ketika pengguna memulai aplikasi.

Pengguna dapat memeriksa apakah memiliki versi terbaru dengan masuk ke Bantuan yang terletak di sudut kanan atas browser. Google Chrome secara otomatis akan melakukan pembaruan meski pengguna mengetahui ada pembaruan.

Chrome juga tidak pernah meminta pengguna masuk ke halaman setelan untuk mengunduh pembaruan.

Sumber : CNN Indonesia

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait