Limbah Medis RSUD Kolonodale Di Buang Sembarangan

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Morut, Kebijakan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolonodale Kabupaten Morowali Utara (Morut) menuai sorotan.
Kali ini terkait limbah medis rumah sakit yang dibuan sembarangan di tepi jalan provinsi Kolonodale-Gandaganda tepatnya di desa Lambolo Kecamatan Petasia.

Fenomena ini tentu saja mengundang reaksi warga, sebab sampah medis ini selain akan berdampam terhadap kesehatan masyarakat juga telah mencemari lingkungan.

Bacaan Lainnya

Pegiat Lingkungan Hidup Sulteng Safruddin Zainal, SP menyesalkan cara-cara yang dilakukan pihak RSUD Kolonodale yang membuang limbah medis secara serampangan.

Menurut Fud sapaan akrabnya, permasalahan limbah medis ini tidak bisa dibiarkan dan dianggap sepele, karena ini bukan hanya menyangkut kesehatan masyarakat, tetapi lingkungan hidup yang sudah pasti tercemar.

Olehnya, ia mendesak sebaiknya pihak-pihsk terkait turun tangan dan tidak membiarkan permasalahan ini berlarut-larut.
” Jangan nanti sudah memakan korban baru kemudian semua pihak tanggap dan mengambil,” pintanya.

Apalagi kata Fud, berbagai peraturan serta Undang-undang telah mengatur tata cara pembuangan limbah medis. Tidak hanya itu, dalam regulasi juga menegaskan akan ada sanksi pidana, jika limbah-limbah medis ini di buang sembarangan.

” Sebagaimana diatur dalam Undang-undang tentang Pengelolaan Sampah, Pasal 40 ayat 1, menegaskan jika rumah sakit dan/atau puskesmas tidak melakukan kegiatan pengelolaan sampah sesuai norma, standar, prosedur, atau kriteria sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan masyarakat, gangguan keamanan, pencemaran lingkungan, dan/atau perusakan lingkungan, maka dapat dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda antara Rp100 juta hingga Rp 5 miliar,” kata Fud kepada wartawan Senin (20/5/2019).

Bahkan menurutnya, Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) telah menegaskan jika pihak rumah sakit dan puskesmas membuang limbah medis yang didalamnya obat-obat kadaluarsa, akan diberikan sanksi pidana.

Olehnya Fud mendesak, sebaiknya aparat penegak hukum, turun dan langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan, karena imbas dari kelalaian serta kebijakan yang tidak populis dari pihak RSUD Kolonodale, telah terjadi pelanggaran pidana dan hal ini tidak bisa dibiarkan.

” Sebaiknya, masalah ini tidak di pandang sebelah mata, namun di sikapi secara serius karena ada dugaan pelanggaran Undang-undang,” tegas Fud.

Menyikapi tudingan tersebut Direktur RSUD Kolonodale dr Wayan yang di hubungi via WhatsApp enggan memberikan tanggapan, padahal upaya konfirmasi telah dilakukan.

Penulis : Agus Gerbek

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait