Kemenag RI : Vaksin Covid-19 Tidak Membatalkan Puasa Ramadhan

Vaksin Covid-19 (Foto : Detikhealth)
Bagikan Artikel ini

Pariwaraku.com – Kementrian Agama RI menegaskan Vaksinasi Covid-19 ketika berpuasa di bulan Ramadhan tidak membatalkan puasa bagi umat islam yang menjalaninya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag RI, Mohammad Agus Salim menjelaskan bahwa vaksinasi tidak dilakukan melalui lubang terbuka yang ada di bagian tubuh manusia seperti mulut, telinga, dubur, kemaluan, dan hidung, sehingga tidak dapat membatalkan puasa.

Bacaan Lainnya

“Di samping itu, suntik (vaksin Covid-19) tidak dapat membuat seseorang kehilangan rasa lapar atau haus,” ujar Agus dalam keterangan resmi yang dikutip Rabu (24/3) seperti dilansir CNN Indonesia.

Agus juga meminta para tokoh agama dan Ormas Islam terlibat dalam sosialisasi detail terkait penyuntikan vaksin, agar tak timbul kekhawatiran masyarakat untuk vaksinasi saat beribadah puasa.

Dari sisi medis Agus menjelaskan bahwa suntikan subkutan, subdermal, intramuscular, interoseus, atau intra-artikular, untuk tujuan non-gizi memasuki sirkulasi darah. Akan tetapi, kata dia, hal itu tidak digolongkan sebagai tempat masuk yang akan membatalkan puasa.

Melihat hal itu, Agus menyarankan agar vaksinasi harus tetap berjalan meskipun di bulan Ramadhan. Hal tersebut bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam melakukan vaksinasi masal belakangan ini.

Pemerintah menargetkan 70 persen dari populasi atau sekitar 181,5 juta penduduk Indonesia untuk membangun kekebalan imunitas, atau herd immunity. Program ini diharapkan selesai dalam kurun waktu 1,5 tahun,” jelasnya.


Bagikan Artikel ini

Pos terkait