Kapolda Sulteng Kunjungi SMA 1 Bolano Yang Dibakar

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Palu, Peristiwa pembakaran Sekolah Menegah di Kecamatan Bolano Lambonu Kab. Parigi Moutong mendapatkan perhatian Kapolda Sulteng Brigjen Pol. Drs. Lukman Wahyu Haryanto, M.Si untuk mengecek langsung kondisi sekolah yang dibakar.

Setelah situasi kota Palu aman dan kondusif pasca adanya beberapa Aksi unjuk rasa mahasiswa terkait penolakan beberapa RUU, orang nomor satu di Polda Sulteng tersebut Kamis (3/10) berkesempatan untuk mengunjungi SMA 1 Bolano yang dibakar masa pada tanggal (29/9) didampingi beberapa PJU Polda Sulteng seperti Karo Rena Polda Sulteng KOMBES POL. SAMBAS KURNIAWAN, S.I.K, Dir Reskrimsus Polda Sulteng KOMBES POL ARIEF AGUS MARWAN, S.I.K, MT, Dir Reskrimum Polda Sulteng KOMBES POL. YUS FADILAH, SIK, MH, MM dan disambut Kapolres Parigi Moutong Akbp Xulham Efendi lubis, SIK SH.

Bacaan Lainnya

Setelah melakukan pengecekan dilokasi SMA 1 Bolano, Kapolda Sulteng bertatap muka dengan beberapa tokoh Masyarakat antara lain “Meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan Kasus pembakaran sekolah ini kepada Polres Parigi Moutong. Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama bantu pihak kepolisian agar situasi kembali kondusif.,” tegas mantan Wakapolda Kaltim ini.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto, S.IK mengatakan peninjauan orang nomor satu di Polda Sulteng di SMAN 1 Bolano itu dalam rangka melihat langsung gedung sekolah yang dibakar dan dirusak oleh oknum sekelompok pemuda dari Desa Lambunu Utara.

“Kapolda Sulteng saat ini berada di Bolano, beliau meninjau gedung SMAN 1 Bolano yang dirusak dan dibakar oleh sekelompok pemuda,” ucap Kabid Humas Polda Sulteng.

Sebelumnya, gedung SMAN 1 Bolano yang terletak di Desa Wanamukti Utara, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah, dirusak dan dibakar oleh sekelompok pemuda, Minggu (29/09/2019) lalu, sekitar pukul 11.45 wita.

Kejadian tersebut mengakibatkan ruang kantor SMAN 1 Bolano serta 15 unit komputer bantuan pemerintah, satu unit CPU, dan tiga monitor ludes terbakar.

Sementara itu, empat gedung sekolah lainnya juga dirusak, tiga di antaranya adalah kantin sekolah, dua pintu rusak serta hampir seluruh kaca sekolah pecah , sampai dengan saat ini kepolisian telah mengamankan sembilan pelaku. Hari ini Jumat (4/10) Kapolda sulteng dijadwalkan mengunjungi Kecamatan Moutong.

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait