Jokowi Dukung Penuh MA Berantas Mafia Peradilan Via Sistem E-Court

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Seskab Pramono Anung (kiri) dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki (kanan) di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (16/2/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari.
Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Jakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendukung penuh Mahkamah Agung (MA) untuk melakukan pembaruan sistem peradilan melalui e-court dalam memberantas mafia peradilan.

Sistem e-court MA merupakan pelayanan peradilan secara online mulai dari pendaftaran perkara online, pembayaran online, dan pemanggilan online.

Bacaan Lainnya

Melalui terobosan tersebut, kata Jokowi, dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap hukum dan sistem peradilan di Indonesia. Karena selama ini, banyak yang beranggapan bahwa keadilan tak pernah ditemukan di ruang pengadilan.

“Sebelumnya banyak yang beranggapan bahwa hukum dan keadilan di Indonesia bisa diperjualbelikan. Banyak yang beranggapan bahwa peradilan perdata mahal, lama, rumit dan sulit dieksekusi. Banyak yang beranggapan bahwa yang berkuasa adalah mafia kasus, mafia peradilan,” kata Jokowi saat sambutan dalam Laporan Tahunan MA 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).

Namun, Jokowi optimistis dengan adanya perbaikan sistem melalui reformasi birokrasi secara konsisten oleh MA, seluruh anggapan negatif masyarakat akan mulai berubah.

“Sampai pada titik ketika rakyat merasakan secara nyata bahwa keadilan dapat terwujud di ruang pengadilan,” terangnya.

Jokowi juga semakin optimistis dengan adanya sinergi antara Pemerintah dengan MA dan lembaga yang terkait, maka akan segera mewujudkan cita-cita negara hukum yang adil.

“Dengan sinergi yang kuat, kita lanjutkan reformasi sistem hukum yang berkeadilan. Kita segera menciptakan kepastian hukum yang turut akan membentuk iklim usaha yang positif,” kata Jokowi.

Kemudian, dengan sistem e-court, ia juga mengharapkan terwujudnya transparansi di bidang peradilan atau yudisial. Selain itu, Jokowi juga berharap MA semakin inovatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang hukum.

“Saya berharap implementasi e-court sebagai jalan mewujudkan transparansi yudisial. Sekaligus membangun kultur baru yang memberikan motivasi terhadap SDM [Sumber Daya Manusia] di lingkungan peradilan untuk semakin inovatif melakukan perubahan-perubahan,” pungkasnya.

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait