Gelapkan Dana Perusahaan, Karyawan Admin J&T Express Parigi Divonis 2 Tahun 5 Bulan Penjara

Bagikan Artikel ini

Kasus penggelapan oleh karyawan admin J&T Express (PT Global Gemilang Express) Parigi memasuki babak akhir. Terdakwa divonis 2 tahun 5 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Parigi.

Terdakwa penggelapan, Wiwi Cahyani alias Wiwi (24) warga Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama 2 tahun 5 bulan di PN Parigi oleh majelis hakim yang dipimpin oleh Riwandi.

Bacaan Lainnya

Wiwi dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “penggelapan dilakukan oleh orang yang menguasai barang itu karena hubungan kerja” sesuai dalam Pasal 374 KUHP.

Kasus ini bermula dari adanya laporan dari divisi finance bahwa admin J&T Express Parigi belum melakukan setoran pada bulan Juni hingga Juli 2019. Setelah ditelusuri, Wiwi diketahui menggelapkan uang setoran tersebut sehingga perusahaan mengalami kerugian hingga Rp 133 juta.

Upaya mediasi sudah diupayakan oleh penyidik Polsek Parigi dengan menghadirkan pihak perusahaan dan Wiwi. Disebutkan Wiwi berjanji dan menyatakan siap bertanggung jawab untuk mengganti kerugian tersebut. Namun tiga bulan berselang, Wiwi tidak kunjung menyelesaikan ganti rugi sehingga pihak perusahaan membawa kasus tersebut ke pihak kepolisian.

Tidak menunggu waktu lama, Polsek Parigi melakukan penjemputan terhadap Wiwi di kediamannya selang beberapa hari setelah dilaporkan.


Bagikan Artikel ini

Pos terkait