Satu Korban Jiwa Akibat Bom Ikan, Ini Komentar Camat Tinombo Selatan

Foto: Camat Tinombo Selatan
Bagikan Artikel ini

Pariwaraku.com – Saat ini masih ada nelayan atau pencari ikan di laut yang menggunakan alat-alat yang dapat merusak lingkungan seperti menggunakan bom ikan.

Cara tersebut dilarang karena bisa merusak ekosistem laut, di antaranya akan membunuh terumbu karang dan juga biota laut yang lainnya.

Ironisnya, kegiatan terlarang itu menelan satu korban jiwa yang terjadi di desa poly, kecamatan tinombo selatan, kabupaten parigi moutong. Pada minggu kemarin 23/01/2022.

Hari ini awak media Pariwaraku.com mendatangi Kediaman Rumah Jabatan Camat Tinombo Selatan. Senin 24/01/2022 pukul 16:00 Sore.

Hal itu dibenarkan Camat, “Jadi memang betul, telah terjadi kasus pemboman ikan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia”.

Kejadiannya 23 Januari 2022 kemarin di perairan teluk tomini tepatnya di Dusun Sigolang, Desa Poli, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong.

Diketahui, ada tiga orang pelaku bom ikan, berinisial F (15), A (49), serta J (14). Salah satu pelaku berinisial F (15), meninggal dunia diduga akibat ledakan bom tersebut, dan telah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sementara dua terduga pelaku bom ikan, saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Anuntaloko Parigi, setelah sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Tada.

Selanjutnya, “ia juga menghimbau kepada pihak aparat penegak hukum diwilayah kecamatan tinombo selatan meminta tindakan tegas dengan kejadian ini, karena ada dua orang korban yang selamat.

Kedua korban selamat inilah menjadi pintu masuk untuk membongkar sampai ke akar-akarnya. Karena bahan dasar pembuatan bom ikan ini menggunakan pupuk matahari”.

Menurutnya, “kemarin kami sudah kordinasikan hal ini kepada subsektor kecamatan tinombo selatan dan kami tinggal menunggu hasilnya, yang jelas kasus ini akan kita kawal.

Agar kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat wilayah kecamatan tinombo selatan, sehingga tidak ada lagi tindakan pengeboman ikan atau tindakan yang melanggar hukum di wilayah ini,” Tegasnya Mohamad sarif S.Stp (Camat)

loading...

Penulis: AM


Bagikan Artikel ini

Pos terkait