Dikatakan Tidak Serius Menangani Permasalahan Listrik, Ini Klarifikasi PEMDA MORUT.

ilustrasi-pln-listrik-padam-675x405 (FOTO : faseberita.id)
Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Morowali utara, Persoalan Listrik yang terjadi di daerah ini menjadi polemik Pro dan kontra dimasyrakat sehingga dalam Menyikapi Padamnya listrik akhir-akhir Ini, Selaku Pemerintah Daerah (PEMDA) menyerukan untuk harus bersikap kritis dan berpikir positif dengan tidak mengaitkan dengan kepentingan yang mungkin kita tidak memahami atau tidak memiliki data yang Valid tentang Persoalan Listrik. Ungkap PEMDA MORUT Dalam Riliesnya yang diunggah Di Akun Facebook HUMAS Selasa, (03/12/2019).

Tambahnya, Masalah listrik merupakan kebutuhan masyarakat dan ini menjadi masalah Nasional dengan tidak saling menyalakan siapa yang benar dan siapa yang salah.

Olehnya Pemerintah Daerah Morowali utara di bawah Kepemimpinan Bupati Ir.Aptripel Tumimmomor MT,b sudah jauh-jauh hari melakukan Komunikasi dan memperjuangkan ke-pihak manajemen Perusahaan Listrik Negara (PLN), baik itu Manajemen PLN rayon Palu dan Manajemen PLN Rayon Suluttenggo Manado dan Pusat.

“Pertemuan sudah di laksanakan Sebelumnya 4 kali, Alhamdullilah/Puji Tuhan pada Bulan Oktober Tahun 2018 PLN Rayon Kolonodale Mendapatkan Tambahan mesin kapasitas 2 MW. Soal pengoperasiannya dan telah tersedianya mesin tersebut sudah kami Informasikan Sebelumnya tahun 2018, dan telah Berada di Kantor PLN RAYON KODAL di tompira” Ujarnya.

Kami tegaskan Kembali agar ini tidak menjadi bahan Komsumsi untuk mengaitkan Bahwa Pemda Tidak Serius, Itu sangat Keliru dan tidak berdasar.

Soal Kebutuhan dan Data Konsumen, Itu ada Pada Pihak Manajemen PLN, PEMDA Tidak Punya Kewenangan Penuh dalam Mengintervensi Manajemen PLN(BUMN) dan itu sudah di atur dalam Undang-Undang.

Dalam Kurun Waktu 3 Tahun terakhir Ini, bahwa kebutuhan Listrik semakin hari Semakin tinggi.
Di karenakan Terjadinya laju pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan serta bertambahnya Pelaku Usaha di daerah Ini.

Hal Itu sudah di sampaikan dan di jelaskan Oleh Bupati MORUT Kepada Pihak Manajemen PLN Sejak Tahun 2016, bahwa akan terjadi Lonjakan Kebutuhan keListrikan di daerah morowali Utara.Demikian langkah-langkah yang di laksanakan Pemerintah Daerah selama Ini :

PERTAMA :

  • Kami Informasikan Kembali, Komunikasi dengan Pihak PLTA BUKAKA bersama Pemerintah dan Anggota DPRD periode 2014-2019 sudah di lakukan.Sekarang Dalam Tahap Sosialisasi bagi Warga Yang terkena Dampak yg lahannya akan adanya Pembangunannya Tower SUTET.

KE- DUA :
Bupati Morut Juga Telah Menjalin Komunikasi dengan Bapak AHMAD KALLA tentang rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) ROMUKU.

Ke-TIGA :
pada Bulan Maret Tahun 2018, Telah di lakukan Kerjasama Sekaligus Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) TOMATA, Insyaallah pada bulan Maret/ April Tahun 2020 PLTM TOMATA akan di operasikan dan Info tersebut hasil Konfirmasi Kami Pada Konsultan dan Manajemen PLTM TOMATA.

Info Tambahan :
Sekarang ini Bapak Bupati Melakukan Kunjungan Kerja ke Manado(PLN RAYON SULUTTENGGO) untuk lakukan Pertermuan kembali dan untuk mempertanyakan Soal penambahan Mesin (PLN) yang telah di bicarakan pada Tahun 2018 yang lalu. RMD

loading...

Sumber : HUMAS PEMDA MORUT


Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait