Di Usianya Ke 69, Ditpolairud Polda Sulteng Release keberhasilannya

Dirpolairud Polda Sulteng melakukan press konference terhadap dua kasus yang menjadi kewenangannya, Senin, (09/12/2019).
Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Palu, Diusianya yang ke 69 jajaran Polisi perairan dan udara (POLAIRUD, terus menjukkan kinerjanya untuk mengamankan periran di tanah air, hal tersebut juga ditunjukan Ditpolairud Polda Sulteng dibawah komando Kombes Pol. Indra Rathana, S.I.K.

Dihadapan media Dirpolairud Polda Sulteng melakukan press konference terhadap dua kasus yang menjadi kewenangannya, Senin, (09/12/2019).

Bacaan Lainnya

Pertama penangkapan terhadap kapal tanpa nama yang diketahui menangkap ikan menggunakan racun kamanre pada Senin 2 Desember 2019 diperairan Kabupaten Donggala yang dilakukan oknum warga Balukang Kec. Sojol Kab. Donggala inisial A dan J Karena perbuatannya membahayakan kelestarian sumber daya ikan dan lingkungan, sebagaimana UU No.45 tahun 2009 tentang perikanan dg ancaman 6 tahun dan denda Rp 1,2 Milyar.

Barang Bukti yang di amankan Polairud Polda Sulteng.

Kedua penangkapan Kapal tanpa nama pada tanggal 3 Desember 2019 di wilayah perairan Kabupaten Bangkep yang diketahui telah membawa satwa yang dilindungi berupa dua puluh tiga ekor penyu, karena diduga melanggar Undang-Undang (UU) RI No.5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman 5 tahun dan denda Rp 100.000.000, yang dilakukan oleh Oknum berinsisial R seorang nelayan dari Kecamatan. Bullagi Selatan Kabupaten Bangkep.

Para tersangka saat ini telah ditahan di Ditpolairud Polda Sulteng berikut barang bukti yang sudah disita untuk keperluan penyidikan, dan untuk dua puluh tiga ekor penyu yang dilindungi setelah proses penyidikan awal selesai akan segera dilepas kembali ke alamnya untuk menjaga agar habitatnya tetap lestari,” tutup indra. [***]

Sumber : humas Polda Sulteng

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait