Di Balik Gemerlap Balap Motor Piala Walikota, A3 Management Masih Nunggak Hutang Pada Pengelola Sirkuit Panggona

Bagikan Artikel ini

Pariwaraku.com – Gemerlap kesuksesan gelaran Kejuaraan Balap Motor perebutan Piala Walikota Palu dengan total hadiah Rp 150 juta di Sirkuit Panggona sejak 4 hingga 6 Maret 2022 lalu, menyisahkan cerita pilu yang baru terkuak.

A3 Management selaku penyelenggaran ivent ternyata belum menyelesaikan kewajibannya kepada pengelola Sirkuit Panggona.

Menurut pengakuan staf pengelola Sirkuit Panggona, Sofyan sampai saat ini AA Management belum juga melunasi kewajibannya membayar sewa Sirkuit. Padahal sejak awal telah disepakati, untuk sewa Sirkuit Panggoda sekali ivent nilalinya Rp 25 juta, namun yang dipenuhi baru Rp 4.100 ribu sehingga masih tersisa sekira Rp 20.900 ribu.

Pihaknya pengelola sebenarnya beberapa kali telah menghubungi AA Management, namun telpon sudah tidak pernah aktif.

Sementara kata Sofyan, Sirkuit Panggona ini, miliki Pemerintah Provinsi Sulteng, dimana pihak pengelola berkewajiban menyetor pendapatan kepada KAS Daerah.
” Kalau kemudian penyelenggara Iven tidak komitmen atau lari dari tanggungjawab, tentunya kami yang bertanggungjawab,” kata Sofyan, Sabtu 4 Juni 2022.

Ia sangat menyayangkan pihak AA Management yang tidak komitmen, sementara di ketahui kejuaraan balap motor tersebut memperebutkan Piala Walikota Palu. Bahkan ivent yang tersebut dibuka langsung oleh Wakil Walikota Palu dr Renny Lamadjido.
Sofyan berharap AA Management memiliki etikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya.

Lazimnya tambah Sofyan setiap kali Ivent Kejuaraan Balap Motor yang menggunakan Sirkuit Panggona, pihak penyelenggara menyelesaikan kewajibannya dua hari atau paling lama satu minggu usai pelaksanaan, namum baru kali ini lama dan tidak jelas.
” Bisa dibayangkan sudah berbulan-bulan Iven selesai, tunggakannya belum juga dilunasi,” cetusnya.

Mirisnya lagi, pihak AA Management saat dihubungi telpon selulernya sudah tidak pernah aktif.
” Yah kami berharap ada niat baiklah, jangan sampai permasalahn ini berujung pada persoalan hukum,” pintanya.

Sofyan menegaskan, mungkin bagi AA Management nilai tunggakan ini kecil, tapi bagi pengelola Sirkuit Panggona ini sangatlah besar, karena dana tersebut selain digunakan untuk membayar gaji juga digunakan sebagai biaya pemeliharaan Sirkuit.

Penulis : Gerbek


Bagikan Artikel ini

Pos terkait