Culik Anak Dibawah Umur Tersangka DH Alias D Ditangkap Di Kaltim

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Palu, Berdasarkan Laporan Polisi Nomor :LP/140/V/2019/Sulteng/SPKT tanggal 11 Mei 2019,pelapor Sdri.DIAN ANDRIANI. Tim Penyidik Subdit IV Ditreskrimum Polda Sulteng yang dipimpin AKBP TAUFIK SUGIH ADHADI,S.IK berhasil meringkus pelaku penculikan anak berinisial DH alia D usia 45 tahun, jenis kelamin Laki-laki Agama Islam,suku Banjar Alamat Jl.Sungai Palayua Kelurahan Taipa Kecamatan Palu Utara, di Kalimantan Timur,Sabtu (11/5/2019).

Kronologis :

Bacaan Lainnya

Pada hari Rabu tanggal 08 Mei 2019 tersangka mulai mengajak korban ikut dengannya ke kalimantan Timur dengan mengatakan “mari ikut saja, Cuma 2 (dua) hari saja kita disana dan tidak akan saya apa-apakan disana” bujuknya. Tersangka juga menjanjikan akan membiayai perbaikan sepeda motor korban yang rusak.

Kemudian, pada hari Jum’at tanggal 10 Mei 2019 sekitar jam 14.00 Wita Korban a.n. Riyad Saputra (anak pelapor) yang masih berusia 15 tahun pamit dari rumah dengan alasan untuk memperbaiki motor miliknya di bengkel, pada saat itu korban dijemput ayah tirinya dan dibawa ke Kalimantan Timur tanpa sepengetahuan ibu kandung korban.

Setibanya di penginapan Beringin Baru Kec. Muara Jawa Kab.Kutai Kartanegara Kalimantan Timur tersangka DN alias D menelpon Ibu kandung korban Sdri.DIAN ANDRIANI (pelapor) dan meminta uang senilai Rp.100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah) dengan mengatakan “jika tidak mengirim uang, korban tidak akan kembali”.ancamnya. Selanjutnya tersangka mengirim foto korban melalui Whatshap kepada Sdri. DIAN ANDRIANI dan terlihat bahwa korban pada bagian mata sebelah kiri terdapat lebam.

Setelah Polda Sulawesi Tengah menerima laporan langsung bekerjasama dengan Polda Kaltim untuk mencari keberadaan tersangka dan korban dan pada pukul 22.00 Wita pada hari dilaporkan kasus penculikan anak tersebut telah didapat di kabupaten Kutai Kartanegara selanjutnya dilakukan penangkapan dan penahanan.

Tersangka DN alias D melakukan tindak pidana penculikan anak sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 83 Jo pasal 76 F UU No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 328 KUHPidana.

Ancaman hukuman UU khusus : minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun.

Ancaman hukuman KUHP 12 tahun.

Ditulis oleh : Subbid Penmas Bidhumas.

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait