Cabor Dayung Dimulakan, Ketua Pengkab Minta Pengadaan Perahu Yang Utama

Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Cabor Dayung Masdin S.Sos M.Si meminta perhatian penuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Parigi Moutong agar sarana dan prasarana Dayung memadai.
Bagikan Artikel ini

PARIGI MOUTONG, pariwaraku.com – Seleksi internal Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) V Parigi Moutong berlangsung hampir sepekan, Cabang Olahraga (Cabor) Dayung baru memulai seleksi internal bertempat di Pantai Lebo Parigi, Sabtu (10/12/21).

Cabor Dayung dibawah naungan Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) itu fokus memperlombakan sprint dayung 100 meter.

Bacaan Lainnya

Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Cabor Dayung Masdin S.Sos.,M.Si meminta perhatian penuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Parigi Moutong agar sarana dan prasarana Dayung memadai.

Kata Masdin, tidak hanya pengadaan Dayung, tetapi yang lebih utama adalah Perahu.

“Satu kendala kita dalam seleksi pengembangan kemampuan Atlit yakni tidak mempunyai sarana dan prasarana yang memadai. Sekretaris Cabor Dayung pak Ismail Hulopi sampaikan ke saya, bahwa kita mendapatkan bantuan berupa Dayung dari KONI. Jadi kalau saya disuruh memilih antara Dayung dan Perahu maka saya lebih memilih Perahu yang utama menyusul Dayungnya,”Kata Masdin.

Lanjut Masdin, harga Perahu berkualitas yang sering digunakan dalam lomba Dayung adalah 60 juta 1 unit, jika 2 unit 120 juta. Pastinya kata Masdin, jika Atlit Dayung Parigi Moutong berkualitas maka harus banyak Perahunya, mengingat salah satu pertimbagan adalah Parigi Moutong berada dalam wilayah perairan.

“Kita berada dalam lingkungan perairan, dengan garis pantai terpanjang 472 Km, maka tidak ada salahnya kalau kita berusaha menjadikan Cabor Dayung sebagai Olahraga Primadona karena kita berada di Wilayah Perairan.

Menanggapai hal itu, Ketua diwakili Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Rinaldi Rosuld SH mengatakan, pengadaan Perahu akan diusahakan diprogamkan tahun 2022.

“Masalah ini kami sudah koordinasikan dengan Ketua KONI Parimo, Insya Allah tahun depan kami alokasikan Anggaranya untuk pengadaan Perahu,”Jawab Rinaldi.

Lanjut Rinaldi, Pemerintah Daerah dan Legislatif masih memperhatikan Olahraga di Parigi Moutong, karena kata Rinaldi sesuai amanat Undang Undang Nomor 3 tahun 2005 tentang sistim Keolahragaan Nasional ditekankan bahwa Pemerintah wajib membiayai pembinaan Olahraga.

“Kalau wajib maka tidak boleh tidak. Berapa besaranya tergantung kemampuan keuangan daerah,”Ujarnya.

 

HUMAS KONI PARIGI MOUTONG


Bagikan Artikel ini

Pos terkait