Bupati Donggala: “POSIKOLA RI DACIL” Adalah Inovasi Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Yang Rendah

Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa, SH., MH aat melakukan Launching POSIKOLA RI DACIL
Bagikan Artikel ini

Donggala, Pariwaraku.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala melakukan Launching Pengembangan Potensi Anak Usia Sekolah di Daerah Terpencil “POSIKOLA RI DACIL“, di Wilayah Kabupaten Donggala khususnya Kecamatan Pinembani, Rabu (07/07/21)

Kegiatan Launching tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Donggala.

Bacaan Lainnya

POSIKOLA RI DACIL merupakan suatu inovasi, dalam rangka mengatasi mutu pendidikan yang rendah dan kondisi geografis yang tidak mendukung membuat kualitas pendidikan jadi melambat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Donggala, H. Kasmudin, SS., MM, dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pimpinan PT. BANK Sulteng Cabang Donggala dan Ketua Kamar Daging dan Industri, yang telah mendukung dan membantu anak sekolah.

Kecamatan Pinembani dipilih sebagai tempat pertama dilakukannya Launching POSIKOLA RI DACIL, karena berdasarkan Indek Membangun Desa (IDM) dari Kementrian desa, bahwa Kec. Pinembani merupakan salah satu daerah terpencil yang ada di Wilayah Kab. Donggala.

Dimana Kec. Pinembani yang terdiri dari 9 (sembilan) desa memiliki IDM 0, 4455, sehingga dikategorikan sebagai kecamatan sangat tertinggal hampir disemua bidang.

Selain itu, di Kec. Pinembani juga terdapat 13 (tiga belas) Sekolah Dasar (SD), 3 (tiga) sekolah SMP dengan jumlah siswa yang terdaftar dalam peserta dapodik yaitu 1.720, akan tetapi ada sekitar 72 orang anak terancam putus sekolah karena ketidakaktifannya bersekolah.

Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut, maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala menerapkan strategi pelayanan dan penyelenggaraan pendidikan melalui Pembentukan Sekolah Alam.

Hal tersebut dikatakan oleh Kadis pendidikan, sebagai upaya untuk pengembangan potensi anak usia Sekolah di Daerah Terpencil (POSIKOLA RI DACIL).

Dengan harapan tidak ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah, sehingga dapat meningkatkan angka rata-rata sekolah dan angka harapan sekolah.

Sementara itu, Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa, SH., MH, dalam sambutannya saat melakukan Launching POSIKOLA RI DACIL, menyarankan kepada Pemerintah Kecamatan agar selalu melakukan koordinasi dan konsultasi kepada Pemda serta pertemuan dengan orang tua murid, tokoh adat, masyarakat dan guru guna melakukan perubahan yang ada di Kec. Pinembani.

“Ini yang tidak dilakukan sebelumnya, jadi saya minta ini dilakukan,” ujarnya.

Bupati menambahkan Insya Allah dalam waktu dekat Pemda Donggala akan melakukan kunjungan ke Kecamatan Pinembani, dalam rangka meninjau lokasi untuk pembuatan program salah satunya yaitu membangun Mes Pendidikan.

Dimana Mes Pendidikan tersebut, merupakan tempat tinggal yang dibuat untuk guru-guru yang ditempatkan di Kec. Pinembani.

“Karena selama ini tidak ada guru yang betah tinggal di Kecamatan Pinembani, untuk mengajar karena beralasan tidak ada tempat tinggal,” Tegas Bupati

Sehingga berkaitan dengan hal tersebut Pemda Donggala akan membangun Mes Pendidikan, itu semua dilakukan oleh Pemda Donggala, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kec. Pinembani.

Sehingga Bupati berharap dengan adanya Mes Pendidikan tersebut, guru-guru yang nantinya ditempatkan di Kecamatan Pinembani tidak ada alasan lagi untuk meninggalkan tugasnya.

Selain itu Bupati juga berharap, semoga dengan adanya inovasi MOSIKOLA RI DACIL, dapat mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan dengan mewujudkan sekolah alam khususnya di Kecamatan Pinembani.

Dilanjutkan dengan Penandatanganan dukungan POSIKOLA RI DACIL, oleh Bupati Donggala, Kadis DUKCAPIL, Kadis Sosial, Sekretaris Dinas Kesehatan, Kabid Anggaran BPKAD dan Perwakilan Dinas PMD, Pimpinan PT. BANK Sulteng Cabang Donggala, Camat Banawa Selatan serta Ketua Kadin.

Selain itu dilakukan juga penyerahan secara simbolis atribut sekolah, oleh Bupati Donggala kepada anak yang putus sekolah yang ada di Kecamatan Pinembani .

Kegiatan Launching tersebut turut dihadiri oleh Kadis Pariwisata, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Kepala Sekolah SD dan SMP Kec. Pinembani.

Penulis : Prokopim/Lili.


Bagikan Artikel ini

Pos terkait