Bupati Donggala, Menyesalkan Bila ada ASN yang terlibat Narkoba

Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa, SH, MH menghadiri Coffie Morning yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Donggala, Jum'at (22/11/2019). RMD/Humpro Donggala
Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.Com – Donggala, Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa, SH, MH menyesalkan bila ada Aparatur Sipil Negara (ASN) Donggala yang terlibat Narkotika, Psikotropika dan Obat-obat terlarang (NARKOBA).

Hal ini disampaikan saat menghadiri Coffie Morning yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Donggala, tepat di Halaman Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab. Donggala, Dimana materi pada acara diskusi coffe morning yaitu terkait sosialisasi Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), Jum’at (22/11/2019).

Bacaan Lainnya

“saya sangat menyesalkan bila ada ASN Donggala yang terlibat Narkoba sebab narkoba adalah musuh bersama”. Ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai kepala daerah saya akan berusaha untuk membangun komunikasi dengan semua pihak terkait pemberantasan narkoba dan mendukungan sepenuhnya kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) yang akan dilaksanakan oleh BNN Kabupaten Donggala.

Sementara itu ditempat yang sama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Donggala Kahar Muzakir mengatakan bahwa pelaksanaan sosialisasi rencana aksi P4GN tahun 2019, akan dilaksanakan secara langsung dan dengan cara menyebarluaskan informasi melalui media cetak dan elektronik.

Lanjut Muzakir, “bahwa target daripada sosialisasi tersebut yaitu untuk seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaku usaha, Siswa/Siswi, Mahasiswa dan seluruh masyarakat” tambahnya.

Selain itu juga, Kegiatan lainnya yang dilakukan, untuk mendorong pembentukan regulasi melalui Peraturan daerah (Perda), tentang P4GN sesuai dengan ketentuan perundang-undangan adalah pelaksanaan tes urine, pembentukan satuan tugas anti narkoba, pengembangan potensi masyarakat pada kawasan rawan narkoba dan pembentukan desa bebas narkoba.”Untuk itu ia mengatakan bahwa dengan bersinergi antara semua pihak narkoba bisa diperangi dan kita harus selamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” tutupnya.

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Wakil Bupati (Wabup) Donggala Moh. Yasin, S. Sos, Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala H. Aidil Nur, SH. M. SI, Kapolres Donggala AKBP Dadan Wahyudi, Kepala Pengadilan Negeri Donggala Lalu Moh. Sandi Iramaya, SH, Ketua Tim Penggerak PKK H. Indotang, S. Sos dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Donggala. RMD

HUMPRO Donggala

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait