BMKG Pantau Intensif Gunung Bawah Laut di Maluku

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG akan melakukan pemantauan aktivitas gunung api bawah laut yang ada di sekitar lokasi gempa di wilayah Ternate, Maluku Utara dengan intensif selama sepekan ke depan.

Pengamatan intensif 24 jam itu dilakukan setelah gempa berskala 7,0 skala richter yang mengguncang wilayah tersebut pada Mingg (7/7) tengah malam. Akibat gempa tersebut, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami yang lalu diakhiri sekitar dua jam setelahnya.

Bacaan Lainnya

BMKG akan memantau selama 24 jam selama tujuh hari kedepan di lokasi sekitar gempa bumi yang diakibatkan gunung api bawah laut. BMKG juga memantau kondisi terkini di wilayah Maluku Utara khususnya terkait gempa susulan yang sudah terjadi sebanyak 19 kali hingga Senin pukul 00.54 WIB.

Episentrum gempabumi terletak pada koordinat 0,53 LU dan 126,18 BT, atau tepatnya berlokasi di dasar laut pada kedalaman 49 km pada jarak 133 km arah barat Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Menurut BMKG dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat deformasi kerak bumi pada lempeng Laut Maluku.

Gempa tersebut memiliki mekanisme sesar naik atau thrust fault akibat adanya tekanan atau kompresi lempeng mikro Halmahera ke arah barat, dan tekanan lempeng mikro Sangihe ke arah timur.

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait