Ashar Yahya Nakhodai DPC PDI-P Kota Palu

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Palu, Teka teki siapa yang bakal menakhodai Ketua Dewan Pimpinan Canang (DPC ) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P) Kota Palu akhirnya terjawab. Kepastian ini berdasarkan Surat Rekomendasi DPP PDI-P yang ditanda tangani oleh Ketua Umum Megawati Soekarno Putri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristianto dengan komposisi Ashar Yahya Ketua, Yopi Alfikekung Sekretaris serta Ahmad Al’ Idrus Bendahara.

Sebelumnya dalam Konfrensi Cabang ( Konfercab) serentak yang di galer di Wisma Donggala pada 18 Juli 2019, proses pemilihan Ketua DPC PDI-P Kota Palu mengalami penundaan pengumuman dengan berbagai pertimbangan. Sebab dalam Konfercab yang di pimpin Wakil Bendahara Umum DPP PDI-P Rudianto Tjen tidak mengumumkan komposisi Ketua, Sekretaris dan Bendahara ( KSB) DPC PDI-P Kota Palu. Alhasil, kegundahan serta kegelisahan kader partai mocong putih Kota Palu kini sudah jelas dan terjawab.

Bacaan Lainnya

Tentunya seluruh kader berharap dibawa kepemimpinan Ashar Yahya, akan lahir semangat baru untuk kemajuan PDI-P Kota Palu kedepan.

“Sebagai kader saya merasa bangga memiliki sosok Ketua DPC seperti Ashar Yahya, ini menjadi harapan kami semua mudah-mudahan bisa membawa PDI-P Kota Palu ke arah yang lebih baik.” Kata Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI-P Provinsi Sulteng Lasnardi Lahi kepada Pariwaraku.com, Kamis (8/8/2019).

Apalagi kata Lasnardi, di tahun 2020 mendatang akan digalar kontestasi politik yakni Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Palu, tentu saja dengan tekad yang kuat dari sosok Ashar Yahya bisa membangun citra bagi PDI-P yang bersih, tangguh dan berintegritas.

“Saya melihat terdapat aura positif yang terpancar dari Ashar Yahya untuk menjadikan PDI-P Kota Palu lebih maju, bersih dan visioner,” tuturnya.

Olehnya dalam kontestasi Pilwakot mendatang, ruang dan jalan tol akan terbuka lebar bagi sosok Ashar Yahya yang di juluki politisi ” loyalis tak berbatas ” guna ikut berkompetitor. Karena selain telah memiliki investasi politik dan magnet elektoral, PDI-P juga memiliki tiga kursi di Parlement Kota Palu, sehingga tinggal membutuhkan empat kursi untuk memuluskan jalannya masuk di arena “pertarungan” politik.

Menurut Lasnardi Lahi, saat ini Ashar Yahya tengah membangun kekuatan dan komunikasi politik. Dengan jabatan ketua partai yang saat ini disandangnya, maka ruang bagi PDI-P untuk menelorkan kader sendiri terbuka lebar, sekalipun ni masih membutuhkan proses dan waktu.

“Sebagai kader kami berharap, tinta emas Ibu Megawati Soekarno Putri selaku Ketum, hanya buat kader PDI-P, agar seluruh kekuatan dan infrastruktur partai bisa kerja maksimal dan full team,” tandasnya.

Penulis : Agus Manggona

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait