Air Sungai Meluap Merendam 1.479 Rumah Dan Merusak Dua Jembatan Di Bone Bolango

Warga bersama aparat TNI/Polri saling berpegangan tangan untuk menolong warga yang terjebak banjir di Desa Tingkohubu, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bonebolango, Provinsi Gorontalo, Kamis (11/6/2020) [Nurdin W Towalu/FB]
Bagikan Artikel ini

Pariwaraku.com – GORONTALO, Banjir bandang menerjang lima kecamatan di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Kamis (11/6/2020). Bencana alam ini menyebabkan tiga orang terluka, 1.479 rumah terendam air dan 5.407 jiwa terdampak.
Informasi diperoleh, banjir bandang dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama 14 jam, terhitung sejak pukul 01.00 hingga 15.00 Wita. Curah hujan tinggi menyebabkan debit air Sungai Taludaa meluap hingga menyebabkan tanggul jebol bahkan memutus dua jembatan.
Air sungai meluap dan merendam 1.479 rumah di lima kecamatan dengan ketinggian maksimal mencapai 1.5 meter. Dua unit jembatan rusak berat dan satu rusak ringan. Lima kecamatan terdampak banjir bandang tersebut meliputi Kecamatan Sawawa, Sawawa Tengah, Sawawa Selatan dan Kecamatan Botupingge.
“Saat ini kebutuhan yang paling mendesak bagi korban banjir yakni makanan siap saji dan piranti lain seperti selimut, obat-obatan, perlengkapan bayi dan kebutuhan pokok lainnya,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, Jumat (12/6/2020).
Sejauh ini, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone Bolango masih melakukan assessment, koordiansi dengan TNI/Polri dan tim SAR untuk melakukan evakuasi di lapangan.
Sumber: BNPB

Bagikan Artikel ini

Pos terkait