5 Penyakit ini Kerap Mengintai Pengungsi Bencana

Bagikan Artikel ini

Pariwaraku.com – Penyintas bencana alam sangat rentan diserang berbagai penyakit di kamp-kamp pengungsian. Hal ini wajib diwaspadai untuk keselamatan korban bencana alam.

Masalah yang sering ditemukan di lapangan antara lain: penyiapan makanan yang tidak higienis, tercemarnya akses air bersih, dan padatnya pengungsi di kamp pengungsian.

Bacaan Lainnya

Dilansir dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 5 penyakit yang kerap mengintai pengungsi bencana alam antara lain:

  1. Leptospirosis

Leptospirosis atau yang biasa disebut penyakit kencing tikus adalah salah satu penyakit lainnya yang mengintai pengungsi bencana alam di kamp pengungsian.

Kencing tikus yang mencemari sumber air bersih bisa menginfeksi manusia hanya dengan kontak atau terpapar di makanan. Penyakit ini rentan menimbulkan korban jiwa pada anak-anak dan lansia yang daya tahan tubuhnya lebih rendah.

  1. Malaria dan DBD

Penyakit bersumber nyamuk seperti malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD) juga rentan menyerang pengungsi bencana alam. Hal ini dikarenakan kurang terawatnya tempat penampungan air bersih yang bisa jadi tempat bertelurnya nyamuk.

Malaria dan DBD bisa jadi mematikan di kamp pengungsian, mengingat terbatasnya obat, sarana dan fasilitas kesehatan, serta tenaga kesehatan yang bisa merawat pasien.

  1. ISPA

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang bisa menyebabkan kematian pada pengungsi. Penyakit ini berbahaya terutama jika menyerang anak-anak berusia di bawah 5 tahun.

Berkumpulnya banyak orang di tempat yang sempit, rendahnya asupan nutrisi, dan paparan asap dari memasak yang dilakukan dengan api adalah faktor risiko ISPA yang harus diperhatikan.

  1. Diare

Tercemarnya sumber air bersih rentan membuat pengungsi mengalami diare. Penyakit ini bisa ditularkan oleh bakteri dan virus yang hidup di air, antara lain norovirus, Salmonella, dan V. cholerae.

Gejala utama diare adalah sakit perut, buang air terus menerus, yang biasanya diikuti demam. Dalam tahap lanjut, penyakit diare juga bisa mematikan karena pasien mengalami dehidrasi akut dan kekurangan nutrisi.

  1. Hepatitis

Hepatitis A dan E rentan menyerang pengungsi yang sumber airnya tercemar kotoran manusia. Penyakit hepatitis biasanya membuat tubuh menguning, yang diiringi dengan mual muntah, demam, dan juga perasaan lemas.

Dengan penanganan tepat, penyakit hepatitis tidak akan menghilangkan nyawa. Hanya saja, ibu hamil dan anak-anak patut berhati-hati karena berpotensi mengalami komplikasi.

Itulah 5 penyakit yang kerap mengintai pengungsi bencana alam. Apabila terjadi bencana, sebelum menempati kamp pengungsian, waspadailah 5 penyakit ini untuk keselamatan bersama. Jaga kesehatan keluarga dan kerabat termasuk diri Anda sendiri.

Salam Sehat!

 

 


Bagikan Artikel ini

Pos terkait