3 Menteri Jokowi Berpamitan Jelang Berakhirnya Masa Jabatan

Sumber : Kompas
Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Sejumlah Menteri Kabinet Kerja telah menyampaikan pesan terakhir jelang penghabisan periode Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Namun belum bisa dipastikan pamitnya para Menteri ini menjadi sinyal bahwa apakah mereka akan tersingkir dari Kabinet Kerja pada periode kedua pemerintahan Jokowi Widodo atau tidak.

Bermula dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang berpamitan kepada para pegawainya. Tjahjo pamit setelah melantik pejabat di lingkungan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Kamis (15/8/2019).

Bacaan Lainnya

Tjahjo Kumolo menyampaikan permohonan maaf dalam sambutannya, selama 5 tahun ada hal-hal yang kurang berkenan, berbagai sikap, pernyataan, dan kebijakan.

“Ini pamitan saya resmi. Mungkin tidak bisa bertemu karena akan selesainya masa tugas Kabinet Kerja 1. Untuk selanjutnya, mari kita tunggu tanggal mainnya, bagaimana komposisi kabinet berikutnya,” kata dia.

Tjahjo mengaku memegang prinsip TNI dalam menjalani hidupnya, yakni taat instruksi. Dengan demikian, apabila tidak dipercaya lagi mengemban amanah untuk menjadi menteri pada kabinet berikutnya, Tjahjo mengaku siap.

“Saya berpegang pada prinsip TNI. Taat instruksi. Dipensiunkan siap, diberi tugas siap, tidak diberi tugas, saya tetap mendukung pemerintahan yang saya dukung ini,” kata dia.

Kemudian, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti berpamitan. Meski masa jabatannya masih satu bulan lagi, ia berpamitan dan menyampaikan permintaan maaf ke awak media di kantornya, Senin (9/9/2019).

“Dengan segala kerendahan hati saya mohon maaf apabila selama kita berinteraksi ada hal-hal yang tidak mengenakkan awak media karena saya orangnya sedikit tengil,” kata Susi.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada staf KKP yang selama ini membantunya dalam bekerja. Susi juga berpamitan kepada anggota DPR RI saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR. Susi meminta maaf karena dia kerap keras kepala selama lima tahun memimpin KKP.

Ia mengatakan, hal itu perlu dia lakukan karena memiliki obsesi memperbaiki sektor kelautan dan perikanan Indonesia.

“Dengan segala kerendahan hati saya mohon maaf. Saya tidak pernah berpengalaman jadi menteri sebelumnya, jadi mohon maaf,” sambung dia.

Susi mengaku senang melihat sektor kelautan dan perikanan saat ini. Dengan berbagai kebijakan tegas seperti penenggelaman kapal Illegal fishing, Indonesia sudah membuktikan sebagai negara maritim yang besar.

loading…

Pada hari yang sama, juga di kompleks DPR RI, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan berpamitan. Saat itu, ia sedang melakukan rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR.

“Ini pertemuan terakhir kita. Bapak-ibu menjadi mitra kerja kami, saya minta maaf, Bapak-ibu saya kira ada yang masih terus tapi ada yang tidak. Di kami (kabinet) juga gitu” kata Luhut.

Mantan Komandan Khusus Satgas Tempur Kopassus itu berharap, silaturahim tetap berjalan meski perubahan terjadi baik di pemerintahan maupun DPR.

 

 

Sumber/Editor : Kompas/D’Sun


Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait