13,894 Penyintas Korban Bencana Palu dan Sigi Akan Menerima Jadup

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pariwaraku.com – Palu, Kementerian Sosial RI akan memberikan dana jaminan hidup (jadup) kepada 13,894 penyintas korban gempa, tsunami dan likuifaksi di Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Kepala Dinas Sosial Sulteng Ridwan Mumu mengatakan, untuk wilayah Kota Palu yang sudah dalam proses 8.407 jiwa dan Kabupaten Sigi 5.484 jiwa. Atas perintah Gubernur Sulteng, semua data diserahkan ke Kemensos RI untuk selanjutnya dilakukan verifikasi.

Bacaan Lainnya

Rencananya bantuan jadup tersebut akan diberikan kepada para penyintas di tiga daerah yang terdampak bencana, termasuk di Kabupaten Donggala namun hingga kini data calon penerima jadupnya belum beres. Ridwan menyebutkan dana jadup yang sudah siap disalurkan oleh Kemensos RI senilai RP43,2 miliar. Dana Jadup tersebut merupakan hibah dari para penyumbang yang disalurkan melalui Kemensos dan akan diserahkan pada bulan depan.

“Insya Allah dana jadupnya akan disalurkan pertengahan bulan November, jika datanya sudah valid dan diverifikasi lagi oleh Kemensos. Batas penyerahan data penerima jadup ke Kemensos akhir Oktober, jika lewat akhir Oktober, maka dana jadup tidak akan disalurkan,” ujarnya.

Bantuan dana jadup yang disalurkan senilai Rp1,2 miliar, dengan rincian Rp600 ribu per jiwa untuk dua bulan atau Rp10 ribu per hari per jiwa selama dua bulan.

Sementara itu, sebanyak 5.005 kepala keluarga (KK) yang merupakan korban bencana gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala terancam tidak mendapat bantuan dana jaminan hidup tahap dua dari Kementerian Sosial.

Ridwan menyebut peyebabnya karena data 5.005 KK calon penerima jadup tahap dua untuk korban bencana yang diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinsos Donggala kepada Dinsos Sulteng tidak beres.

“Di Donggala ada 5.005 KK yang masih bermasalah karena data jiwanya belum beres,” katanya lagi.

Ia menerangkan jika Pemkab Donggala tidak memperbaiki dan melengkapi data 5.005 KK calon penerima dana jadup hingga akhir Oktober, maka Kementerian Sosial tidak akan menyalurkan bantuan tersebut.

 

 

Sumber : Antara

loading…

Bagikan Artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait